• Kicauan Terakhir

  • Baca Juga

  • Komentar Anda

    Miftah Habibi on 13 Tahun jadi Blogger, Kini Pe…
    Noer on 13 Tahun jadi Blogger, Kini Pe…
    morishige on 13 Tahun jadi Blogger, Kini Pe…
    Muhammad Farhan on 13 Tahun jadi Blogger, Kini Pe…
    Alfiandar on 13 Tahun jadi Blogger, Kini Pe…
    13 Tahun jadi Blogge… on Tersadar Kalau @Twitter Sudah…
    13 Tahun jadi Blogge… on Flying and Blogging with @Word…
  • Arsip

  • Kategori

  • Para netter yang doyan ke OWL

    Aulia87.wordpress.com website reputation
    MyFreeCopyright.com Registered & Protected

Memaknai Bangkitnya Bangsa Ini


Setelah sekian lama, khutbah jum’at hari ini akhirnya bisa muncul juga. Dalam beberapa pekan bahkan hampir 3 bulan belakangan ini, postingan untuk khutbah jum’at tidak pernah diangkat lagi. Berhubung dengan berbagai macam alasan dan keperluan serta waktu yang kadang-kadang tidak memungkinkan.

Tema jum’at kali ini masih dengan isu kebangkitan nasional yang dikenal dengan 100 tahun Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas). Tidak lepas begitu saja, sang khatib juga mengingatkan bahwa momen dan peristiwa yang terjadi pada bulan Mei 2008 ini sungguh luar biasa banyaknya. Hal ini sudah pernah saya tulis pada postingan 21 Tahun Yang Lalu. Continue reading

Berbuah Harapan


Dua hari tidak melakukan postingan di blog tercinta, rasanya gimana gitu. Itulah bila sesuatu yang udah kebiasaan menjadi agenda tertentu dan tergantung dari waktu luang juga. Makanya tidak salah kalau tulisan/orekan blog ini bertitel “Orekan Waktu Luang”.

Kisah menarik selama dua hari ini ternyata begitu indah, setelah memostingkan masalah Tauhid dan Bid’ah pada kesempatan dulu. Kali ini ternyata kita akan beranjak jauh dari masalah-masalah seperti itu. Yakni perjalanan semalam suntuk mengejar deadline dari Sisdis sampai belajar Java ampe tepar.

Beranjak dari senin hari mencari bahan-bahan untuk jawab sisdis, ternyata eh ternyata lumayan juga capek nyarinya.

Lomba Poster

Nah, ini dia gambar poster yang berbuah harapan. Mungkin dari sebagian temen-temen dikampus senin kemaren udah pada tahu, kalau poster ini masuk dalam nominasi ditingkat perpus UI, tapi bukan dalam kategori pemenang juara satu lo. Terima kasih atas informasi teman-teman yang telah mengingatkan saya kemarin lewat sms untuk menghadiri pertemuan hari ini di perpus (Iwit dan Ranu) dalam rangka pemberian penghargaan atas poster ini.

Kembali lagi ke topik utama diatas deadline, memang sangat diakui semalam mengejar deadline sampai-sampai untuk belajar Java, tepar beneran sangkin ngantuk dan capeknya (padahal udah berusaha untuk ngopi ternyata tidak mapan juga).

Dan nasib java hari ini ternyata gampang-gampang susah lah, walaupun belajar hanya 10% dari semua bahan. Bagaimana nasibnya nanti ya? wallahu’alam. Sungguh tak terduga bisa begini jadinya.

Jadi, hari ini setelah “berperang” dengan DPBO, langsung menyetir langkah ke BALGEBUN a.k.a kantin untuk sarapan pagi. Tanpa berlama setelah sarapan, undangan untuk menghadiri pembagian penghargaan di perpus ternyata sudah dekat, pas saya lihat jam ternyata jam 10.45. Alhamdulillah, tidak telat berhubung jalan kaki lebih kurang 10 menit sudah bisa menjangkau perpus pusat.

Ternyata acara sudah berlangsung lama, kebetulan hari ini (26/3) di perpus pusat diadakan peluncuran Cyber Library of Intergration bertepatan dengan dies natalis UI ke 58 dan ulang tahunnya Perpustakaan UI ke 25 tahun.

Dari lomba yang diadakan oleh perpus pusat, salah satunya lomba poster yang sangat banyak digandrungi. Dari 67 peserta yang ikut dari berbagai lembaga, termasuk UI yang paling banyak yakni 57 orang, 4 orang dari Politeknik Negeri Jakarta, 1 orang dari Universitas Gunadarma, 1 orang dari Interstudy, 1 orang dari Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, 1 orang dari Universitas Multimedia Nusantara, 1 orang dari Universitas Pancasila, dan 1 orang dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Lebih lengkapnya baca di sini.

Selain itu dari civitas akademika Fasilkom, pak Harry Budi Santoso juga memenangkan lomba resensi/meringkas buku “How To Read a Book” dengan menyambet juara 1. Wah, luar biasa ternyata dosen Fasilkom masih doyan juga dengan buku seperti ini dan juara lagi.

JieKa Ke UI


Hari ini ternyata JK (JieKa) a.k.a Jusuf Kalla ke UI lo, nah mungkin teman-teman udah pada tahukan. Siang tadi di sekitar Fasilkom memang ramai/diramaikan dengan baju-baju yang berwarna loreng dan coklat siapa lagi kalau bukan keparat eh aparat keamanan baik dari TNI dan Polisi.

Tugas mereka adalah mengamankan orang nomor dua di republik tercinta ini, lalu apa cerita menarik dari kunjungan JK ke UI ini. Bila anda orang-orang yang cekatan dengan berita update, tentu tahu dong dengan situs detik.com, yang merupakan salah satu situs pertama di Indonesia yang memberikan sungguhan berita paling update dan tercepat (menurut survei saya pribadi).

Dalam kunjungan tersebut JK bersama para rombongan dengan mobil Mercy RI 2 mengunjungi FISIP UI, ternyata tujuan utama adalah untuk membicarakan masalah “Mencari Identitas Politik Luar Negeri RI” yang bertempat di Gedung F Kampus FISIP UI.

Nah, sebelum acara itu berlangsung, ternyata JK berkeliling (tour de campus) dengan bis kuning untuk melihat fakultas-fakultas yang ada di UI. Mulai dari FISIP, melaju ke FIB – FE – FT – FMIPA – FKM – FH – FPsiko – FISIP lagi deh. Anda tahu kan sekarang?, ternyata FASILKOM dilewati atau terlewati oleh Pak JK dan para rombongan, sungguh sayang Pak JK tidak berputar di Bundaran HI Balgebun. Pasti ini akan ada kesan tersendiri dengan kampus yang berbentuk lapangan/stadion bola ini. Pak….2x, kenapa para penunjuk jalan melewatinya ya? anda tahu kenapa? tunggu penuturan tim investasi dari “kami”.

Setelah puas berkeliling dengan dikawal para patroli mobil kampus UI, JK akhirnya bercanda dengan kesukaannya warna kuning apalagi kalau bukan kata-kata yang menjurus lagi-lagi “politisasi” dengan sedikit timpalan “Saya di sini berasa di rumah karena di sini kuning semua”. Jelaslah bahwa kuningnya JK bermakna beringin dan kuningnya UI bermakna HIDUP MAHASISWA!!!

%d bloggers like this: