• Kicauan Terakhir

  • Baca Juga

  • Komentar Anda

    Arti Funny Indonesia… on Facebook Ubah Lagi Halaman Eve…
    Rahel sasongko on Cara Mencegah Virus #WannaCry…
    rahelsasongko on Ketika #Pesona10001Saman Gayo…
    pekanbola on Ketika #Pesona10001Saman Gayo…
    Aulia Fitri on Gunongan, Tempat Bermainnya Pu…
    Aulia Fitri on Ketika #Pesona10001Saman Gayo…
    Monza Aulia on Ketika #Pesona10001Saman Gayo…
  • Arsip

  • Kategori

  • Para netter yang doyan ke OWL

    Aulia87.wordpress.com website reputation
    MyFreeCopyright.com Registered & Protected

Ayat-Ayat Cinta The Movie


Ternyata kalau anda ingin menyaksikan AAC pada tanggal 28 Februari mendatang, tentu siap-siap dengan keharuan atau mungkin akan berpendapat jauh dari adaptasi film dengan cerita novel sebenarnya (itu adalah hak anda). Namun, ini sedikit “bocoran” dimana AAC yang sebenarnya banyak kehilangan sketsa-sketsa seru yang mungkin sedikit terasa canggung. Ini beberapa snapshot yang sudah berhasil ditemukan dalam film ini, namun sayang versi yang saya nonton ini masih belum tahap pengerjaan akhir film (directory version) ini.


Saat pertemuan (ta’aruf) Fahri dan Aisyah begitu cepat terjadi, tanpa ada basa-basi yang panjang. Dimana dari cerita sebelumnya padahal Fahri saat-saat setelah melakukan pelamaran dengan Aisha mendapat berita dari pamannya Nurul yang ingin menikah dengan dia, namun sayang berita datang belakangan. Sedangkan dicerita ini sketsa permintaan paman nurul berlangsung setelah Fahri berumah tangga.

Pernikahan Fahri dengan Aisha berlangsung cepat setelah hari pertama lamaran (ta’aruf) diterima. Sedikit janggal juga.

Kalau yang ini no comment lah.

Nah, ini momen kedua Fahri saat melihat wajah istrinya Aisha. Luar biasa kaget dan gugubnya. Ini sih biasa. Inilah penampakan wajah asli Aisha yang dibalik cadar itu, memang gak begitu cocok. Kata-kata orang yang lihat trailernya sih agak sedikit cadas dari kehidupan pribadinya. What ever lah….

Maria yang sedang berada di tempat neneknya merasa gelisah gundah gulana, tapi sayang disini Fahri tidak menelpon Maria untuk memberi tahu hari bahagianya itu.

Persidangan terakhir Fahri di penjara, saat Noura mengakui kejahatan fitnahnya di hadapan hakim, seribu keibaan disini sudah agak sedikit melemahkan penonton tentunya.

Dan yang ini tentu yang tidak kalah seru diakhir ending film ini yakni apalagi kalau bukan Fahri harus berpoligami demi hidupnya seorang Maria dalam kesaksian juru kunci di pengadilannya nanti.

Keanehan dalam berpoligami, satu rumah dengan dua istri sungguh membuat Fahri bingung untuk berlaku adil. Anda tentu akan berkomen, silakan……… udah capek mostingnya, yang penting tunggu aja tanggal mainnya.

Ada beberapa hal lagi yang mungkin saat terasa film ini lebih cepat jatuh dalam dunia “kasih sayang”, misalnya saja pas awal-awal film ini berjalan suasana pandangan pertama Fahri pada Aisha saat bertemu di metro sudah mencerminnya tingkah “kejodohannya”, lucu sih. Tapi apa mau dikata film ini memang sarat dalam dunia “percintaan”. Jadi belum apa sudah ketebak, walaupun tanpa membaca novelnya lebih dulu.

NB: Cerita ini tidak maksud mengkritisi para sutradara lo, dan juga bukan gara-gara isunya film ini keluar hari ini. Terlebih ini juga tidak ngarus dengan tanggal hari ini. Jadi jangan berpikir apa-apa, karena saja juga semalam baru habis “watching” AAC ini juga versi sutradara.

%d bloggers like this: