• Kicauan Terakhir

    • RT @iaialmuslimaceh: “Mohon doanya semua ya, semoga Nisa bisa membawa baik nama kampus di tingkat provinsi dan menjadi semangat untuk kita… 4 days ago
    • RT @iaialmuslimaceh: Mahasiswi Kampus Paya Lipah Institut Agama Islam (IAI) Almuslim Aceh Nisa Nurazizah kembali masuk nominasi tiga besar… 4 days ago
  • Baca Juga

  • Komentar Anda

    Miftah Habibi on 13 Tahun jadi Blogger, Kini Pe…
    Noer on 13 Tahun jadi Blogger, Kini Pe…
    morishige on 13 Tahun jadi Blogger, Kini Pe…
    Muhammad Farhan on 13 Tahun jadi Blogger, Kini Pe…
    Alfiandar on 13 Tahun jadi Blogger, Kini Pe…
    13 Tahun jadi Blogge… on Tersadar Kalau @Twitter Sudah…
    13 Tahun jadi Blogge… on Flying and Blogging with @Word…
  • Arsip

  • Kategori

  • Para netter yang doyan ke OWL

    Aulia87.wordpress.com website reputation
    MyFreeCopyright.com Registered & Protected

Merunut Tulisan Mr Hermawan Kartajaya tentang Aceh


BEBERAPA waktu lalu salah satu orang marketing yang diperhitungkan di Indonesia, Mr Hermawan Kartajaya menulis sedikit tulisan tentang Aceh yang tentunya berhubungan dengan dengan dunia marketing.

Menariknya, tulisan dengan judul Aceh, Rumah Besar yang Berpintu Kecil juga telah banyak ditulis ulang (re-write) oleh berbagai media online atau cetak, baik di Aceh atau lainnya. Continue reading

Rumoh Aceh Nasibmu Kini


Pekarangan rumoh Aceh Tgk. Chik Awe Geutah yang masih terawat serta masih terdapat balai di depan rumah utama

MUNGKIN kalau ditanya hampir semua orang di Aceh pasti tahu yang mana rumoh Aceh (Rumah Aceh merupakan rumah tradisional Aceh, -pen). Tapi kalau ditanya dimana sekarang masih bisa ditemukan rumoh Aceh yang asli, rata-rata akan menjawab ada di Banda Aceh, tepatnya di Museum Negeri kota Banda Aceh diseberang Pendopo berdekatan dengan makam Sultan Iskandar Muda.

Lalu, apakah cuma ada di Banda Aceh saja yang masih mempunyai rumoh Aceh yang asli? kalau mau ditelusuri secara menyeluruh hampir diseluruh kabupaten dan kota di Aceh, rata-rata masih “menyimpan” barang langka rumoh Aceh ini.

Yang menjadi tanda tanya adalah apakah semua orang tahu dimana keberadaannya dan satu hal lagi kita harus ke gampong-gampong yang boleh dikatakan ke daerah pedalaman Aceh untuk menemukan rumoh Aceh ini yang masih asli dan otentik. Continue reading

%d bloggers like this: