• Kicauan Terakhir

  • Baca Juga

  • Komentar Anda

    Miftah Habibi on 13 Tahun jadi Blogger, Kini Pe…
    Noer on 13 Tahun jadi Blogger, Kini Pe…
    morishige on 13 Tahun jadi Blogger, Kini Pe…
    Muhammad Farhan on 13 Tahun jadi Blogger, Kini Pe…
    Alfiandar on 13 Tahun jadi Blogger, Kini Pe…
    13 Tahun jadi Blogge… on Tersadar Kalau @Twitter Sudah…
    13 Tahun jadi Blogge… on Flying and Blogging with @Word…
  • Arsip

  • Kategori

  • Para netter yang doyan ke OWL

    Aulia87.wordpress.com website reputation
    MyFreeCopyright.com Registered & Protected

Banyak Menulis


menulis

Disela-sela bulan April yang lalu, sempat saya goreskan tulisan di OWL tentang Belum Bisa Nulis Lagi, itu terinspirasi dari semua kesibukan yang sedang saya hadapi saat ini dan tentu masih berlanjut.

Memang itu benar-benar belum bisa nulis, entah kenapa seakan media blog saya ini tidak sehangat yang dulu dibayangkan, kadang tulisan ini hendak ditulis dan dibagi untuk sesama jauh dari perkiraan akan masuk kebagian mana (baca: kategori), timbul pertanyaan.

Ini mungkin sebuah hal kecil seakan tidak termenej dengan baik dalam hidup ini, sungguh bila hari-hari yang terpenuhi dengan kegiatan ekstra tidak bisa dihindar dan tidak jauh-jauh juga dari dunia maya yang selama ini saya tekuni. Continue reading

Tolong Pesankan Saya Tempat Di Neraka


Pintu 'neraka' di Uzbekistan/Foto: Google Images

Pintu 'neraka' di Uzbekistan/Foto: Google Images

Kemarin pas lagi enak-enaknya browsing, dapat sebuah pesan chattingan yang berisikan alamat (link). Tanpa terasa saya membukanya, katanya sih kisah nyata. Dan ternyata, sungguh luar biasa hal yang kita anggap biasa saja menjadi sesuatu yang sangat luar biasa dimata Maha Pengasih Allahu Akbar. Berikut ceritanya.

Orang-orang Mesir sangat gandrung sama al-Quran. Kemanapun mereka pergi, mereka tidak lupa untuk membawa mushaf. Tidak heran bila hampir semua orang (apapun tugas, karir dan jabatannya) terlihat membaca Quran di sela-sela waktu senggang atau ba’da shalat. Begitu juga pemilik toko, penjaganya, para karyawan, satpam, sopir taksi, bos-bos kantoran, selalu terlihat membaca al-Quran. Kalau tidak dibaca, Al-Quran mereka letakkan dengan rapih di atas mejanya, atau ditenteng dan disimpan dalam tas jika bepergian. Continue reading

%d bloggers like this: