• Kicauan Terakhir

  • Baca Juga

  • Komentar Anda

    morishige on 13 Tahun jadi Blogger, Kini Pe…
    Muhammad Farhan on 13 Tahun jadi Blogger, Kini Pe…
    Alfiandar on 13 Tahun jadi Blogger, Kini Pe…
    13 Tahun jadi Blogge… on Tersadar Kalau @Twitter Sudah…
    13 Tahun jadi Blogge… on Flying and Blogging with @Word…
    Arti Funny Indonesia… on Facebook Ubah Lagi Halaman Eve…
    Rahel sasongko on Cara Mencegah Virus #WannaCry…
  • Arsip

  • Kategori

  • Para netter yang doyan ke OWL

    Aulia87.wordpress.com website reputation
    MyFreeCopyright.com Registered & Protected

Antara Kebon Jahe Hingga Kutaraja


Lokasi Museum Taman Prasasti (Dok. Pribadi) SEBENARNYA cerita ini sudah saya tulis sejak beberapa hari lalu, menyambung sekelumit sejarah seorang jenderal dari Belanda yang punya kisah misterius saat akhir hidupnya.

Johan Harmen Rudolf Köhler atau JH Köhler yang lebih banyak diketahui orang hingga kini belum jelas apakah benar dia mati tertembak atau tertusuk oleh pedang (klewang) warga Gampong Kleng pada masa itu. Continue reading

Hubungan Mesra Aceh dan Inggris


AcehBENAR kata orang-orang hebat dalam “mencuri” inspirasi, saat ingin menulis atau menuangkan sesuatu yang terinspirasi itu harus segera ditulis atau dicatat. Karena setiap awal dari proses itu akan menjadikan sejarah tersendiri.

Memang tulisan kali ini, saya akui adalah sebuah inspirasi dari status Facebook Muda Bentara terkait dihampir seluruh media cetak atau elektronik diseluruh dunia meliput sebuah acara yang diberi tema “Pernikahan Abad Ini”, tentu saja Anda sudah tahu siapa yang dimaksud itu.

Tepatnya hari Jum’at (29/4), semua mata tertuju ke Inggris. Royal Wedding yang disajikan secara live diberbagai penjuru dunia yang menyita puluhan juta perhatian umat manusia. Namun, apa dikata di Aceh sana saat menjelang waktu Ashar gempa kembali terjadi yang membuat sebagian warga kembali panik. Continue reading

Mempertahankan Peradaban Aceh


perang

image by antipemurtadan.wordpress.com

DALAM kesempatan kali ini saya akan mengulas sedikit tentang peradaban Aceh, seperti yang pernah termuat dalam sebuah buku “Sejarah Peradaban Aceh” karangan Abdul Rani Usman (A. Rani Usman, -pen) salah satu putra Aceh yang lahir di Ulee Ateueng, Simpang Ulim, Aceh Timur.

Buku yang mengulas peradaban Aceh tersebut, saya peroleh dari hasil pencarian sederhana melalui jaringan internet yang berada di perpustakaan pusat Universitas Indonesia, dan setelah saya lihat-lihat dari daftar isi buku tersebut, ternyata membuat saya agak sedikit tertarik untuk bisa membaca dan mengulas lebih dalam. Continue reading

%d bloggers like this: