• Kicauan Terakhir

    Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

  • Baca Juga

  • Komentar Anda

    Rahel sasongko on Cara Mencegah Virus #WannaCry…
    rahelsasongko on Ketika #Pesona10001Saman Gayo…
    pekanbola on Ketika #Pesona10001Saman Gayo…
    Aulia Fitri on Gunongan, Tempat Bermainnya Pu…
    Aulia Fitri on Ketika #Pesona10001Saman Gayo…
    Monza Aulia on Ketika #Pesona10001Saman Gayo…
    Elizabeth on Gunongan, Tempat Bermainnya Pu…
  • Arsip

  • Kategori

  • Para netter yang doyan ke OWL

    Aulia87.wordpress.com website reputation
    MyFreeCopyright.com Registered & Protected

Antara Kebon Jahe Hingga Kutaraja


Lokasi Museum Taman Prasasti (Dok. Pribadi) SEBENARNYA cerita ini sudah saya tulis sejak beberapa hari lalu, menyambung sekelumit sejarah seorang jenderal dari Belanda yang punya kisah misterius saat akhir hidupnya.

Johan Harmen Rudolf Köhler atau JH Köhler yang lebih banyak diketahui orang hingga kini belum jelas apakah benar dia mati tertembak atau tertusuk oleh pedang (klewang) warga Gampong Kleng pada masa itu. Continue reading

Hubungan Mesra Aceh dan Inggris


AcehBENAR kata orang-orang hebat dalam “mencuri” inspirasi, saat ingin menulis atau menuangkan sesuatu yang terinspirasi itu harus segera ditulis atau dicatat. Karena setiap awal dari proses itu akan menjadikan sejarah tersendiri.

Memang tulisan kali ini, saya akui adalah sebuah inspirasi dari status Facebook Muda Bentara terkait dihampir seluruh media cetak atau elektronik diseluruh dunia meliput sebuah acara yang diberi tema “Pernikahan Abad Ini”, tentu saja Anda sudah tahu siapa yang dimaksud itu.

Tepatnya hari Jum’at (29/4), semua mata tertuju ke Inggris. Royal Wedding yang disajikan secara live diberbagai penjuru dunia yang menyita puluhan juta perhatian umat manusia. Namun, apa dikata di Aceh sana saat menjelang waktu Ashar gempa kembali terjadi yang membuat sebagian warga kembali panik. Continue reading

Mempertahankan Peradaban Aceh


perang

image by antipemurtadan.wordpress.com

DALAM kesempatan kali ini saya akan mengulas sedikit tentang peradaban Aceh, seperti yang pernah termuat dalam sebuah buku “Sejarah Peradaban Aceh” karangan Abdul Rani Usman (A. Rani Usman, -pen) salah satu putra Aceh yang lahir di Ulee Ateueng, Simpang Ulim, Aceh Timur.

Buku yang mengulas peradaban Aceh tersebut, saya peroleh dari hasil pencarian sederhana melalui jaringan internet yang berada di perpustakaan pusat Universitas Indonesia, dan setelah saya lihat-lihat dari daftar isi buku tersebut, ternyata membuat saya agak sedikit tertarik untuk bisa membaca dan mengulas lebih dalam. Continue reading

The Fitna


Semaraknya dunia perfilman di Indonesia ternyata berbuah kejutan besar sebut saja AAC yang sudah mencapai 3,5 juta penonton di Indonesia yang mengalah film-film bioskop lain sepanjang sejarah dunia lebar di Indonesia. Berbagai kalangan pun tidak luput dari tontonan AAC mulai dari masyarakat jelata sampai Pak SBY juga tidak ketinggalan.

Hari jum’at kemarin (28/3) ternyata kesemarakan tersebut membuahkan kemarahan bagi umat Islam seluruh dunia terhadap anggota parlemen Belanda yang bernama Geert Wilders. Hal tersebut mencuat dari isu adanya film Fitna yang akan dirilis jum’at tersebut, padahal pihak PM di Belanda sudah meminta untuk tidak merilis film tersebut karena terkait ancaman kemarahan umat Islam terhadap film tersebut.

Bukan saja umat Islam sebenarnya yang geram terhadap film tersebut, melainkan pihak-pihak agama lain juga melarang keras film itu untuk beredar di kalangan bebas. Sehingga efek emosi umat Islam tidak menjadi peperangan dengan pihak-pihak lainnya.

Apa sebenarnya isi dari film tersebut? bagaimana seharusnya hal ini disikapi oleh masyarakat muslim dunia. Untuk melihat film tersebut anda bisa mencari atau searching di google atau langsung di youtube.com. Isi dari film ini adalah sebuah kontroversi dari si pembuat film Geert terhadap kebenciannya pada umat Islam yang sudah sejak lama dipendam dan belum bisa di buat dalam bentuk media audio visual, apakah ini ada terindentifikasi dengan masalah politik juga?.

Dilihat dari latar belakangnya sendiri memang Geert adalah anggota parlemen (dewan) Belanda yang berasal dari fraksi Partai Kebebasan, sebelum film itu dirilis pada hari jum’at kemarin, PM Belanda dari partai Kristen Demokrat sendiri menolak atas tindakan Geert terhadap film tersebut yang menilai Islam sebagai umat “brutal” serta menampilkan ayat-ayat Al Quran yang tidak di dasari atas tafsiran yang benar.

Semoga dari kejadian ini yang diharapkan adalah umat Islam untuk menahan diri dan jangan terpancing dengan emosi, karena bisa jadi Geert Wilders adalah turunan raja Fir’aun laknatillah. Wallahu’alam

%d bloggers like this: