• Kicauan Terakhir

  • Baca Juga

  • Komentar Anda

    pekanbola on Ketika #Pesona10001Saman Gayo…
    Aulia Fitri on Gunongan, Tempat Bermainnya Pu…
    Aulia Fitri on Ketika #Pesona10001Saman Gayo…
    Monza Aulia on Ketika #Pesona10001Saman Gayo…
    Elizabeth on Gunongan, Tempat Bermainnya Pu…
    Jual aksesoris handp… on Voucher Diskon Jadi Tren Belan…
    Jual aksesoris handp… on Cara Mencegah Virus #WannaCry…
  • Arsip

  • Kategori

  • Para netter yang doyan ke OWL

    Aulia87.wordpress.com website reputation
    MyFreeCopyright.com Registered & Protected

  • Advertisements

Lewat Jejaring Sosial, Cut Dewi Ungkap Siapa Cut Farah


Ilustrasi oleh littlemikhael.wordpress.com

SUDAH lama sekali tidak menulis dengan kategori “pulitek” politisasi di blog ini, tapi sebuah tulisan yang bertebaran di jejaring sosial membuat saya harus membaca sekilas demi sekilas, karena jika serius saya bukan ahli untuk hal politik. 😀

Apa yang terjadi di Aceh saat ini menurut beberapa blogger dalam status “hot”, begitulah kata salah seorang panglima blogger Aceh regional VI yang tidak bisa disebut namanya.

Alhasil peran media dalam pemberitaan pemilukada Aceh pun sangat jor-joran dengan beragam informasi yang bisa kita temukan dihampir seluruh media massa cetak/online baik lokal dan nasional, tentunya dengan beragam pandangan dan beragam cara.

Kepopuleran jejaring sosial memang saat ini begitu mewabah, wabil khusus di Aceh. Begitu banyak akun para politisi bermunculan disaat sedang “hot” seperti ini, walaupun terlihat dibalik layar akun tersebut bukannya mereka sendiri yang mengelola melainkan tim (ada juga yang dikelola secara pribadi). Continue reading

Advertisements

Berdalih HAM, Lalu Menyerang Syariat?


Muslim

Ilustrasi: ddhongkong.org

SEBUT saja mereka aktivis, ya mereka adalah aktvitas nomor wahid dalam membela setiap manusia yang tertindas. Tertindas oleh masa, peraturan, maupun oleh uang yang mungkin sedang bergerak dibelakang layar.

Lagi-lagi, Aceh menjadi objek yang tak pernah habisnya untuk terus diuji. Setelah diporak-porandakan oleh musibah tsunami “ie beuna” tahun 2004 lalu, baru-baru ini juga (tahun 2011) dihebohkan dengan merebaknya aliran sesat nan bergejolak, dan yang terbaru saat ini adalah aktivis yang berdalih HAM kini ingin/sedang menyerang syariat Islam. Benarkah demikian?

Berbagai kolerasi jika ditelisik satu persatu antara berbagai lembaga, non-goverment organizatiaon (NGO) atau apa pun itu yang bergerak dengan membawa “lambang” HAM (Hak Asasi Manusia) cukup beragam. Islam dan HAM, menurut hemat saya adalah masalah fitrah yang ingin selalu ditegakkan. Continue reading

Negeriku Kadang Lebai


nasionalisme

Ilustrasi : desaingrafisindonesia.wordpress.com

FENOMENA negeri ini yang terus diliputi isu dan wacana, bahkan sampai masalah serius pun, kadang tak urung rakyat bersikap pesimis terhadap bangsanya sendiri. Tidak pelak, fenomena lain juga timbul seiring waktu berjalan dengan umur kedewasaan bangsa Indonesia yang telah memproklamirkan kemerdekaannya yang sudah lewat dari setengah abad ini–untuk membuktikan sebuah bangsa yang besar dan bermartabat serta terbebas dari atas segalan penindasan dan penjajahan bangsa luar.

Kembali pada sebuah kosakata yang belum terakreditasi pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), yakni kata “lebai”. Mungkin ada banyak orang mengenal kata tersebut dengan tulisan lebai, namun ketika kata kunci (keyword) ini dicari pada mesin pencari akan dirujuk pada sebuah kata yang bertuliskan lebay. Yang penting dari kata tersebut adalah dari artinya yang mencoba tetap merujuk pada satu hal yang sama, yakni bermakna berlebihan atau membuat sesuatu/hal untuk dibesar-besarkan apa pun itu konteksnya. Continue reading

Demokrasi Indonesia Untuk Internet


internet

Ilustrasi dari kimrichter.com

TAK lengkap rasanya jika memulai aktifitas dunia maya tanpa membuka twitter, berselang beberapa jam muncul beragam link di dunia kicauan tersebut muncul dengan berbagai corak dan latar belakang twitterati. Nah, dari kesekian link yang terjaja dengan bebas itu salah satu adalah konten masalah RPM (Rancangan Peraturan Menteri) Kominfo Tentang Konten Multimedia.

Aksi pun beraksi, begitulah kata yang pantas jika kita menjejaki dunia jejaring sosial atau tepatnya social media di dunia maya. Tak hanya itu saja, sekian pengguna mulai mengawali dengan melakukan penolakan alias boikot dengan trending topic #tolakrpmkonten.

Lalu, jika kita simak secara seksama atau secara sekilas saja mungkin dari RPM Konten ini akan tersirat makna yang lagi-lagi menghalang masyarakat Indonesia untuk bergerak hanya sesuai batas sempit, masyarakat Indonesia itu adalah netter (pengguna Internet) dengan berbagai profesi dan minatnya. Continue reading

Koin Keadilan Untuk Prita


dukung prita

ilustrated by kdri

MASIH ingatkah Anda dengan Prita Mulyasari? Seorang ibu rumah tangga yang terjerat pelanggaran Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat 1 UU ITE Nomor 11 tahun 2008 tentang pencemaran nama baik.

Wanita 32 tahun ini didakwa telah mencemarkan nama baik dua dokter Rumah Sakit Omni Internasional, Grace Hilda Yar Nel Nela dan Henki Gozal dengan mengirimkan surat elektronik (email) ke 20 alamat email temannya. Dalam surat tersebut Prita mengeluhkan pelayanan yang diberikan RS Omni Internasional. Dalam waktu singkat email itu beredar luas di sejumlah milis dan blog. Surat itu pun terbaca manajemen RS Omni Internasional. Atas keluhan Prita, rumah sakit di kawasan Alam Sutera itu kemudian menyeret Prita ke jalur hukum dengan tuduhan pencemaran nama baik. Continue reading

Evan FAD (Facebook Addiction Disorder)


9

image by google.com

MELIHAT kasus Evan yang terjadi di Facebook, ternyata tidak salahnya jika Evan Brimob (nama di Facebook) bisa tergolong dalam kategori Facebook Addiction Disorder (FAD). Dengan kelangkaan seperti ini, Evan bisa dinobatkan menjadi orang pertama yang terjangkit penyakit tersebut di Indonesia.

Sungguh banyak memang status di Facebook yang bergelimpangan dengan dosa sensasi dan keanehan belaka (tidak semua Facebookers lo), tak terkecuali bagi seorang Brimbo A. Evants T. yang mengaku bertugas di Polda Sumsel.

Walaupun demikian, seperti yang dimuat oleh berbagai media, kebenaran tentang Evants masih patut disangsikan, karena dunia maya bisa menjadi seribu satu alasan untuk mengelak. Bisa jadi kemungkinan teraneh ada pihak ketiga yang menamakan diri Evan dan mencuri kesempatan ini untuk membuat image Polisi dikaburkan lagi. Continue reading

Mempertahankan Peradaban Aceh


perang

image by antipemurtadan.wordpress.com

DALAM kesempatan kali ini saya akan mengulas sedikit tentang peradaban Aceh, seperti yang pernah termuat dalam sebuah buku “Sejarah Peradaban Aceh” karangan Abdul Rani Usman (A. Rani Usman, -pen) salah satu putra Aceh yang lahir di Ulee Ateueng, Simpang Ulim, Aceh Timur.

Buku yang mengulas peradaban Aceh tersebut, saya peroleh dari hasil pencarian sederhana melalui jaringan internet yang berada di perpustakaan pusat Universitas Indonesia, dan setelah saya lihat-lihat dari daftar isi buku tersebut, ternyata membuat saya agak sedikit tertarik untuk bisa membaca dan mengulas lebih dalam. Continue reading

%d bloggers like this: