Hujan di Penghujung Maret


The moment of power

RINTIKAN bunyi air gemercik saban dua hari membahasahi sebagian tanah Iskandar Muda, mulai dari paling ujung pulau Sumatera hingga (mungkin) ke Aceh Tenggara dan Aceh Tamiang sana.

Penghujung bulan yang syahdu, dari mulai matahari yang berada tepat di garis khatulistiwa beberapa waktu lalu dan hingga kini meredup. Continue reading

Flying and Blogging with @WordPressdotcom


Flying with WordPressdotcomSABAN tahun blog ini pasti melewati bulan dan tanggal yang sama, momen yang terlewatkan 21 Februari lalu “Orekan Waktu Luang” telah beranjak usia kedelapan tahun.

Teringat dengan tahun lalu, saya sempat berbagi oleh-oleh. Tapi tidak dengan tahun ini, tidak ada peningkatan penulisan di blog OWL, dan tahun ini pula saya telah mengakhiri untuk merantau sejenak. Continue reading

Menabuh Genderang Diawal Tahun


All ghostAWAL tahun 2015 sebenarnya saya tidak begitu berkesan, apalagi sejumlah media khususnya di Aceh seulawet ini juga mulai menunjukkan taring kelabaian.

Tapi yang namanya tahun baru tetap saja tidak saya lewatkan berhubung ada merah tanggalnya, setidaknya menjadi hari istirahat sejenak dari rutinitas bersama tim kerja dan keluarga. Sungguh indah! Continue reading

Mulai Soal Media Sosial, Branding, dan Wisata


Destination marketing on social mediaMUNGKIN dia lelah, ya bisa jadi kita pasti akan meraskan lelah saudara-saudara. Bulan Desember menjadi pertanda akhir dari perjalanan waktu dalam hitungan tahun, segala macam tumpah ruah mengejar target biasanya akan terlihat pada setiap waktu berakhir.

Tapi kali ini, bukan soal waktu dan lelah yang kita bicarakan. Melainkan seputar hal-hal kecil yang kerap sekali kita lakoni setiap hari, khususnya pengguna gadget atau pun mereka yang smart lewat phone alias smartphone. Continue reading

Jika “Mayam” Tergantikan dengan Giok Aceh


Batu Giok Aceh Indocrease (Foto @Iqbal_Mhd)KALAU Anda sering berkunjung ke Aceh ataupun pernah mendengar kata-kata “mayam” berarti Anda sudah familiar dengan tatanan sosial masyarakat setempat.

Mayam, dalam bahasa Indonesia berarti mahar. Fenomena dolar dan mahar yang identik dengan emas murni di Aceh memang bukan hal yang lapuk ditelan masa. Kegirangan lelaki sejati dan romantis yang mendambakan seorang putroe (putri) cantik nan eksotis bisa saja luluh jika dihadapkan pada persoalan mahar. Apa itu mayam?

Kerja, Kerja, Bekerja, dan Kenangan


Foto malam hari di jalan Siliwangi, Jawa TengahTULISAN ini tak lain dan tak bukan hanya untuk mengisi kekosongan blog yang sudah begitu lama, terhitung sejak September 2014 hingga kini OWL terus kosong seperti tanpa bertuan.

Ada banyak kisah dan cerita yang terlewat dalam dua bulan belakangan, belum lagi hal-hal yang baru dari setiap waktu berganti waktu, sumber inspirasi, pengalaman yang tak terlupakan, keceriaan hingga duka mewarnai perjalanan hidup ini. Continue reading

Bukhari al-Jauhari: 10 Syarat Calon Pemimpin Negeri


Bustan as-salatin_Ar-Raniry_repro-owlNAMA sekelas Hamzah Fansuri memang sudah begitu terkenal, tidak saja di Aceh tapi juga dijajaran dunia luar sana.

Tidak akan habisnya jika kita ingin mengurai sosok ulama yang hidup dipertengahan abad ke-16 hingga awal abad ke-17 Masehi ini, karya-karyanya yang begitu masyhur hingga menjadi nilai sejarah yang begitu tinggi dalam peradaban Melayu. Lalu siapa Bukhari?

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,631 other followers

%d bloggers like this: