Berusaha untuk Terus Menulis


Tipe blogger di duniaSALAH satu hal yang paling mudah dilakukan saat terkoneksi ke internet tak lain dan tak bukan adalah menulis. Percaya atau tidak, rutinitas ini terus kita lakukan tanpa sadar, entah berapa ratus kalimat kita tuliskan setiap hari.

Mencari kata kunci di mesin, menulis status di media sosial, berbalas pesan lewat media komunikasi data, dan ragam kegiatan lainnya semua berawal dari menulis lewat visual kata.

Namun, dari semua hal di atas tentu menulis di blog yang membuat orang terpana dan terpapa tanpa bisa mengeluarkan kata, bahwa menulis yang sesungguhnya itu yakni saat berhadapan dengan dasbor lalu bertuliskan “Enter title here”.😀

Bersyukur sekali, saya sudah sedikit demi sedikit dan pelan-pelan melewati masa suram itu. Ide itu tidak akan pernah habis, selama filososi ATM (Ambil, Tiru, Modifikasi) masih menjadi wejangan untuk menginspirasi dimana saja dan kapan saja.

Tapi satu hal, hingga saat ini yang membuat saya terkadang kalah adalah saat memilah waktu. Dari 24 jam sehari semalam, menyisihkan waktu 20 atau 30 menit itu terasa “lelah”, sehingga Orekan Waktu Luang (OWL) ini pun pernah berambisi minimal sebulan mesti ada satu tulisan yang muncul ke permukaan alias ter-publish.

Melewati Segenap Rutinitas

Tanpa terasa, bulan November telah datang. Oktober yang baru saja lewat telah menyimpan kesan mendalam, penghujung bulan yang saya dedikasikan bersama tim untuk menghelat Hari Sanger Sedunia alias International Sanger Day.

Berganti hari, saya pun tak kuasa untuk melupakan Hari Blogger Aceh atau lebih dikenal dengan sebutan Aceh Blogger Day yang tepat jatuh pada 1 November lalu. Pada hari itu pula, menjadi hari jadi lahirnya Komunitas Blogger Aceh yang penuh kisah tanpa terduga, yakni 2007 silam yang kini telah genap berusia 8 tahun.

‘PR’ saya bersama tim masih belum terselesaikan, kami juga telah sepakat, usia ABC (Aceh Blogger Community) yang semakin bertambah tentunya masih ada celah disana-sini karena itu untuk kali ini kita merancang sebuah masukan agar terselenggaranya gathering blogger se-Aceh.

Buat blogger Aceh yang punya ide, masukan, saran serta apapun sila berikan komentar, semoga kegiatan ini selain menjadi sarana silaturrahmi juga bisa memajukan Aceh kedepan lewat berbagi lini dan sektor.

Dan salah satu hal yang paling menyita waktu saya saat ini, yaitu persiapan untuk resepsi pernikahan. Buat pembaca, blogger dan pengunjung setia blog OWL, siapa tahu Anda singgah di Aceh ditanggal yang sama, mampirlah ke Kota Sate di Matangglumpangdua.[]

Undangan Resepsi Aulia - Rika

30 Responses

  1. aku juga sekarang berusaha untuk menulis D

    • Semangat ya😀

  2. setuju, nice post🙂

  3. Yu ah tetap menulis, walau sering kehabisan ide🙂
    kalau saya biasanya cuma nulis masalah2 sehari2 aja terutama yang berhubungan dengan internet, paling seru kalau lagi nemu masalah terus cari solusinya dan jadilah artikel🙂

  4. Tetaplah menulis, karena menulis akan melanggengkanmu walaupun engkau sudah tiada…

    • Terima kasih semangatnya Royya🙂

  5. tetap menulis walau jarang jarang :DDD

Komentar berisi spam dan SARA, tidak akan ditayangkan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: