Sudah Atur Privasi di Facebook Belum?


Ilustrasi dari monitoringsoftwareblog.com TEKNOLOGI terus berotasi mirip seperti bumi yang berputar, terkadang pengguna teknologi tidak pernah mau melek dengan apa yang digunakannya itu.

Mungkin saja pengguna yang baru masih awam dengan itu semua, tapi apa jadinya dengan pengguna yang telah lama menggunakan teknologi (2-4 tahun), baik itu perangkatnya sendiri sampai dengan layanan yang ada sekarang ini.

Sebut saja contohnya pengguna sosial media, seperti Facebook yang kian hari terus bertambah, diantara ratusan juta pengguna tersebut bisa dipastikan hanya sedikit yang mau tahu soal privasi di dunia maya.

Dengan demikian, bukan sedikit pengguna Facebook yang kadang-kadang begitu gusar saat mengalami sesuatu yang menyinggung dan terganggu soal privasinya di ranah sosial media, sebut saja kena spam, kena tags massal, kena promosi yang tidak diinginkan dan masih banyak lainnya.

Padahal jika ditelusuri, rata-rata pengguna Facebook yang berlaku gusar itu tidak mau tahu atau tidak mau peduli soal privasi. Sudah tentu, citizen ini belum melek terhadap teknologi yang digunakannya (padahal fasilitas sudah tersedia). Intinya adalah pengguna ini lebih baik meninggalkan sosial media tersebut atau sebaliknya berusaha untuk sedikit mau mengoreksi apa itu privasi di sosial media. Jangan ketika sudah disadap baru berontak, aksi pahlawan yang sudah terlalu kesiangan.

Baiklah, kali ini saya bukan membahas soal sadap-sadapan, melainkan pengaturan privasi di Facebook yang mungkin Anda belum melakukan pengaturannya (settings). Hal ini membuat saya sadar, dimana fenomena yang terjadi di Facebook dewasa ini sungguh luar biasa, hampir begitu banyak robot bekerja di layanan Mark Zuckerberg yang diperintah oleh manusia, ada baiknya juga Anda mengetahui fenomena tersebut, semisal like massal yang terkenal juga dengan bisnis jual beli tanda jempol, auto update status, auto tagging, dan lainnya.

Ada beberapa pengaturan yang harus Anda ketahui di Facebook seperti dirilis oleh InformationWeek, pertama masuklah ke Facebook Settings, lalu pilih bagian Privacy lalu lihat bagian di bawah ini, apakah mendapatkan tanda centang. Jika ada, berarti semua isi linimassa (status, foto) Anda di Facebook akan diproses oleh mesin pencari, jika tidak mau Anda bisa tidak mencentangnya lagi.

Langkah kedua, Anda pilih bagian Apps (Aplikasi). Disini Anda akan menemukan sejumlah data-data dan informasi pribadi Anda yang otomatis bisa dibagikan oleh pihak ketiga atau teman Anda.

“Orang-orang di Facebook yang bisa melihat info Anda dapat membawa info tersebut ke dalam aplikasi yang mereka gunakan. Ini membuat pengalaman mereka lebih menarik dan lebih sosial. Gunakan pengaturan di bawah ini untuk mengontrol kategori informasi yang dapat dimasukkan ke dalam aplikasi, permainan, dan situs web yang mereka gunakan,” begitu penjelasan dari Facebook.

Dan yang terakhir adalah bagian Ads (Iklan), disini Anda bisa mengontrol iklan yang akan ditampilkan di laman Facebook Anda, apakah dari aktivitas dari teman atau aktivitas Anda sendiri yang mungkin menyukai sebuah iklan dan lainnya.

Hanya ada pilihan dalam pengaturan iklan ini, iklan yang ditampilkan tidak akan memuat nama teman Anda atau terlihat nama.

Begitulah sedikit tips pengaturan yang diberikan oleh Kristin Burnham salah seorang editor senior sosial media di InformationWeeks, namun ada satu tambahan dari saya jika Anda tidak mau tiba-tiba nama Anda masuk dalam tagging (tanda) robot di Facebook, pengaturannya bisa dilihat di bagian Pengaturan Kronologi dan Penandaan, disana terpampang tiga poin penting yang bisa dibaca sendiri, seperti Siapa yang dapat menambahkan hal-hal ke kronologi saya?, Siapa yang dapat melihat hal-hal di kronologi saya?, dan Bagaimana cara mengelola tanda yang ditambahkan orang dan saran tanda?.

Jika bingung dengan bahasa Inggris, silahkan terlebih dahulu Anda mengubah bahasa untuk memudahkan dalam mencernakan seputar hal privasi di Facebook. Kalau ada yang kurang mengerti penjelasan ini, kolom komentar terbuka 24 jam. Dimana Anda bisa bertanya untuk kita kupas bersama.

Semoga tips singkat ini bisa membuat Anda menjadi pengguna yang melek tekait hal-hal menyangkut privasi di sosial media, walaupun terlanjur data-data Anda sudah terumbar di jagad maya, setidaknya Anda sebagai netizen begitu pula dengan saya mampu menjadi pengguna internet yang sedikit lebih pintar (smart) dari sekedar kerja robot.[]

23 Responses

  1. Terimakasih banyak atas infonya, ini sangat bermanfaat

Komentar berisi spam dan SARA, tidak akan ditayangkan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: