Edward Snowden dan Operasi ‘Red October’


Red October victim PEMBERITAAN hubungan Indonesia-Australia belum padam dari aksi saling curiga, sejumlah media masih begitu gencar mengabarkan perkembangan terbaru dari kasus yang mulai terangkat sejak Minggu, 17 November 2013 lalu disejumlah situs-situs besar luar dan dalam negeri. Tidak ketinggalan pula peperangan dunia maya (cyber war) pun terus berlanjut layaknya pertandingan sepakbola tanpa play-off.

Jujur saja, saya tidak begitu menyimak pemberitaan yang hilir mudik di belantara jagad maya. Siapa itu Edward Snowden? yang tiba-tiba sudah mulai fenomenal saja layaknya Julian Paul Assange, dan baru ngeh saat ada laporan bahwa Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan sembilan orang lainnya masuk dalam lingkaran beserta target penyadapan oleh Australia.

IA leadership targets + handsets

Secara, Edward membocorkan sebuah data (file) per November 2009 yang konon mirip tampilan persentasi yang berjumlah 6 lembar ke sejumlah media di luar negeri, seperti The Guardian dan ABC dengan bertuliskan Top Secret Comint. Dan dalam slide tersebut juga tertulis pada halaman 3, yakni “IA Leadership Targets + Handsets” dengan sederet nama-nama dan merek serta seri alat komunikasi seluler.

Iseng-iseng sekilas melihat informasi dari data tersebut, dengan sejumlah nama handphone seperti Nokia E90-1 yang keluar sekitar tahun 2007, kemudian ada juga BlackBerry Bold 9000 tahun keluaran 2008, besar kemungkinan tidak disadap secara bersamaan alias pada tahun yang sama. Menariknya, saya menemukan infografik dari Kaspersky yang menyebutkan tentang aksi ‘Red October’ masih seputar hal yang sama, yakni negara-negara yang diincar oleh mata-mata lewat dunia maya.

Australia's Clandestine Network

Apapun cerita, perangkat teknologi baik yang terhubungan ke jaringan dunia melalu satelit atau internet secara otomatis pasti memiliki celah dan kelemahan. Namun, dari berbagai kisah laporan sana-sini, saya seperti tertarik dengan aksi ‘Red October’ dan keterhubungan Snowden yang juga salah satu pemegang Certified Ethical Hacker (CEH).

Mungkin saja kisah saling silangnya tersebut tidak seheboh para hacker dua negara yang sedang adu nyali, tidak saja mengadu, melainkan menginformasikan secara mentah hasil oprekan mereka di jejaring sosial secara penuh kepolosan hingga menjadi sebuah berita yang kerap menghiasi laman media massa dan koran daring. Ada apa ini? Ya sudahlah tidak mau saya panjang lebarkan lagi.[]

14 Responses

  1. Mengerikan, sungguh sangat mengerikan…

    • jangan sampai sungguh terlalu ya😀

  2. Ternyata bukan Indonesia saja yang disadap. Baru tahu.😀

  3. Butuh ketegasan pemerintah indonesia agar tidak terus dipermainkan

  4. Saya masih ragu dengan si Snowden itu… pasti ia juga punya motif tertentu. kebenaran juga belum terungkap dengan bukti konkrit. bahkan pemimpin negara dan pihan otoritas indonesia juga tidak pernah menyelidiki sendiri apakah benar atau tidak… pihak BIN seharusnya juga punya peran besar dalam melindungi negara ini, terutama masalah terkait sekarang.harus adanya informasi yang akurat dulu sebelum info tersebut ditanggapi president. Terlihat pihak BIN tidak ada suara apapun mengenai hal ini.

    • Apa mungkin BIN bergerak di bawah radar publik alias tidak bersuara sekarang tahu-tahu akan terungkap suatu saat nanti? Tentunya kita juga menunggu keterangan dari mereka selaku pihak yang tersentuh dengan hal intelijen.

  5. Snowden bocorin rahasia negaranya, lalu lari dari negaranya dan menetap di Rusia. Lalu di Rusia menjalankan operasi rahasia utk menyadap musuh besar negaranya. Mengalihkan perhatian publik dengan kasus lain :)) haek ta pike, sang lageenyan tugas utama si Snowden :p

    • Memang snowden suka show hidden :LOL:

  6. keren sekali tuh si edwards, jadi pengen belajar,, heheh

    • Bisa belajar di Indonesia bang Max😀

  7. […] Snowden memang belum berakhir, setelah saya menuliskan hal ini beberapa waktu lalu terkait operasi Oktober Merah (Red Operation) kini beberapa hal baru tentang privasi di negeri Paman Sam sungguh diluar kendali. Hanya saja kita […]

  8. manteup mang…seep.

    • ayo mang digoyang, pada berat ini proyek merah itu dan terus berlangsung🙂

  9. […] PERCAYA atau tidak kalau semua ponsel yang ada di dunia ini dibuat dan bisa untuk disadap oleh siapa pun. Hal ini bukan mustahil, terkait kasus yang kerap terjadi beberapa waktu lewat prakarsa dari Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSA) dan aksi Edward Snowden. […]

Komentar berisi spam dan SARA, tidak akan ditayangkan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: