Refleksi Ramadhan dan Lebaran


Foto oleh dpshots.com

ADA saja hikmah dari setiap perjalanan waktu yang kita lalui, terlebih di bulan Ramadhan yang baru saja kita lewatkan. Selain berlomba dalam mengerjakan kebajikan, syetan-syetan pun terbelenggu oleh amalan kita, pintu rahmat dan berkah limpahan Allah SWT juga terbuka penuh dari setiap langit.  Indahnya Ramadhan.

Mungkin Ramadhan kali ini belum sempurna kita lewati, kekurangan disana-sini juga kerap mewarnai hari-hari. Terik panas matahari, haus dahaga yang luar biasa dan lapar adalah perjuangan fisik yang besar kita hadapi. Namun dibalik itu semua, ada begitu banyak yang bisa kita jadikan pijakan untuk 11 bulan ke depan.

Coba sekilas kita bayangkan, bagaimana infak dan sedekah yang telah kita tunaikan ketika Ramadhan sudah pasti akan terganti dengan melipat-lipat ganda. Ya, berlipat-lipatkan ganda, karena memang semua tindakan amal dan amar ma’ruf yang kita lakukan di bulan Ramadhan akan selalu dilipatgandakan dan tidak di bulan lain.

Sudah cukupkah kita menanam investasi akhir di bulan tamu agung yang baru lewat itu? Ataukah hanya sebatas seremonial baru kita lalui. Tidak ada lagi ibadah tarawih, witir, tidak lagi wajib zakat fitrah, suara-suara sahur jelang pagi pun kini sudah usai, lantunan ayat-ayat suci –tadarus– di meunasah-meunasah hingga masjid pun kini sunyi. Akhirnya, tamu itu telah meninggalkan kita.

Kini, lebaran telah datang. 1 Syawal di hari yang penuh fitrah, kita kembali pada keadaan suci dengan apa yang telah kita perjuangkan sebulan sebelumnya. Adakah kemenangan dibalik mewahnya baju baru, adakah kebersihan hati setelah Ramadhan pergi. Hanya kita yang bisa menilai diri ini.

Selamat datang bulan Allah, ingatlah selalu akan pesan dari Rasullah. Dari Ibnu Mas`ud ra., bahwa Nabi SAW bersabda, “Apabila mereka itu berpuasa bulan Ramadhan dan keluar untuk menunaikan Shalat ‘Id (shalat hari raya), maka Allah Ta’ala berfirman:

“Hai para malaikat Ku, tiap-tiap orang yang beramal akan mendapatkan upahnya; dan para hamba-Ku yang berpuasa pada bulan Ramadhan dan keluar menunaikan Shalat ‘Id, juga mengharapkan pahalanya. Maka oleh karena itu saksikanlah, bahwa sesungguhnya Aku telah mengampuni mereka”.

Semoga saja kita termasuk orang-orang yang diampuni oleh Allah pada kesempatan ini. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1434 H pembaca setia, mohon maaf jika ada salah-salah kata setahun ini dalam tulisan yang keluar dari blog OWL, Salam.[]

20 Responses

  1. ha, lebaran kemaren di mana bang? Jakarta kah?🙂

    • Lebaran kemarin alhamdulillah sempat di Aceh, Idul Adha mungkin di pulau Jawa lagi😀

  2. selamat hari raya idul adha 1434🙂, mo kurban apa neh tahun ini🙂 ?

Komentar berisi spam dan SARA, tidak akan ditayangkan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: