Perjalanan Malam (Isra’) Umat Nabi Muhammad Sekarang


Credit photo by http://muslimvillage.comPERINGATAN ‘isra mi’raj secara hari mungkin sudah lewat 6 Juni (27 Rajab) lalu, namun jika secara dalih tidak ada satu pun yang bisa menjamin kapan peristiwa fenomenal itu terjadi, baik tanggal, bulan dan bahkan tahun sekali pun.

Jika saat ini kita mengenal dengan nama sebuah aplikasi Just A Really Very Intellegent System (JARVIS) yang tak lain adalah aplikasi untuk membuat animasi sekeren film Iron Man yang diperankan oleh Tony Stark. Kita tidak heran jika jauh sebelum film khayalan tersebut, Nabi Muhammad telah membuktikannya kepada seluruh dunia. Menarik bukan!

Kata Isra’ berasal dari akar kata Sin, Ra, Harful Mu’tal, merupakan bab yang berbeda sekali, yang hampir-hampir kedua kata ini tidak bisa dianalogikan dalam sebuah perumpamaan. Al-Sura artinya perjalanan malam. Dikatakan saraita dan asraita artinya kamu berjalan. Sebagaimana syair yang berbunyi “Hayyu al-Nadirah rabbah al-Hudri -Asrat ilaika wa lam takun tasri” yang berarti Hayyun Nadirah ratu malu berjalan malam kepadamu dan kamu belum berjalan.

Sedangkan pengertian Isra’ menurut istilah ialah perjalanan Nabi Muhammad, di waktu malam dari Masjid al-Haram (Masjid al- Haram) Mekah ke Masjid al-Aqsha di Palestina.

Lalu bagaimana mentransformasi perjalanan malam Nabi yang sekian ribu tahun lalu dengan masa sekarang? Apakah kita harus menerapkan aplikasi secanggih JARVIS dalam film besutan Marvel tersebut? Jawabannya tentu tidak, melainkan seperti gambar ini.

Credit photo by masulum.com

Sudah terbayang dengan foto di atas tentu kita tahu, ya itulah shalat. Shalat yang bagaimana? Shalat pada malam hari atau kita menyebutnya dengan tahajud.

Sebuah perjalanan malam bagi umat Nabi Muhammad sepeninggal beliau, disaat diberangkatkan Nabi oleh Malaikat pada malam hari tentu Allah punya hikmah dibalik itu semua yang terkadang kita tidak menjangkaunya. Begitulah pula dengan anjuran shalat Tahajud.

“Maha suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS. Al-Isra’: 1)

Tahajud menjadikan perjalanan malam yang tidak mungkin tersia-sia bagi umat Nabi Muhammad yang ingin dekat dengan Sang Pencipta, ada sujud disaat manusia lain terlelap dengan bunga mimpi. Begitu mulianya Allah memberikan waktu pada malam hari, mengangkat manusia ketempat-tempat yang penuh derajat baik di masa kini (dunia) maupun diakhirat kelak sebagaimana Nabi dulu diberangkatkan dalam isra’ dan mi’raj untuk menerima perintah shalat.

“Sesungguhnya diwaktu malam itu terdapat suatu waktu yang jika saja bertepatan dengan waktu itu seorang hamba muslim memohon kebaikan kepada Allah berkenaan dengan urusan dunia dan akhirat, sudah pasti Allah akan memberikannya kepadanya. Waktu itu terdapat pada setiap malam.” (HR. Muslim)

Inilah sedikit tulisan yang saya coba rangkum dari khutbah Jum’at (7/6), mungkin berguna untuk menjadikan semangat kita dari kisah sejarah isra’ Nabi Muhammad kepada umatnya sekalian, serta menjadikan renungan untuk kita yang ingin diberikan petunjuk  oleh Allah swt. dalam segala urusan.[]

18 Responses

  1. Gambar yang kedua kok ga muncul ya?

    • disini muncul kok bang Gie🙂

  2. jdi 1/3 akhir malam ya waktu itu🙂

    apa kabar ?

    • Iya mba🙂

      Alhamdulillah baik, semoga disana juga ya😉

  3. ah iya, dan sebentar lagi kita memasuki bulan Ramadhan. rindu Ramadhan🙂

    • memang tidak terasa, bulan yg begitu banyak limpahan rahmat dan karunia segera datang dan semoga kita tetap dipertemukan🙂

  4. memang bila saya sudah baca tulisan dari b.Aulia gak pernah bosenin dan slalu menjadi rujukan saya untuk membca dan menulis di blog.
    Berbicara tentang salat malam, ternyata seblum Nabi Muhammad menerima perintah salat wajib 5 waktu, Beliau selalu melaksanakan salat malam…

    • Alhamdulillah jika ada tulisan bisa saling mengingatkan dan bermanfaatnya, semoga kita terus menjalin silaturrahmi lewat media ini🙂

      Happy blogging😀

      • happy blogging too….

  5. Tulisan yang sangat mencerahkan sobat …

    • terima bang dan semoga bisa saling mengingatkan🙂

  6. tulisannya menginspirasikan saya..:)

  7. Tahajjud itu tanda cinta kita kepada-Nya.

    • benar ustadz, sepanjang hayat dikandung badan tidak pernah ada rasa cukup rasa kita untuk terus syukur dan cinta kepada-Nya.

  8. Bagus postingannya…. karena terkadang untuk menjelaskan kejadian-kejadian semacam isra mi’raj yang sudah terbuasa kita dengar, sangat butuh sekali pendekatan yang sedikit canggih pada wawasan film seperti postingan ini. sehingga orang lain tidak sampai bosan dengan cerita itu-itu saja sepanjang tahun….🙂

    Great post!🙂

    • kebetulan sempat baca seputar trik film tersebut dan setelah dipikir-pikir nyambung, kenapa tidak mencoba untuk berbagi😀

  9. postingan nya bagus gan
    sukses ajh ya

    • terima kasih sudah berkunjung ya🙂

Komentar berisi spam dan SARA, tidak akan ditayangkan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: