Dua Menara di Tengah Kota


Dua Menara, Bukan Negeri Lima Menara ya :DTAK ada yang tidak menarik jika kita mau melihat apa yang terjadi di sekitar, menyempatkan diri untuk jalan-jalan di ibukota Jakarta bukanlah sesuatu yang janggal, asal saja jalanan langgeng dan suasana adem tidak macet.

Hmm, itulah waktu yang tidak terlupakan saat bertandang kembali ke Jakarta beberapa waktu lalu dan tepat di hari Minggu dengan suasana adem ayem. “Enjoy Jakarta” mungkin baru kali itu merasakan suasana kota yang sepoi-sepoi bak angin dari daratan tinggi Takengon.

Setelah menyempatkan diri untuk mencari tahu secuil sejarah JH Köhler di Museum Taman Prasasti daerah Tanah Abang atau yang dulunya dikenal Kebon Jahe, rasanya sangat cepat jika harus langsung balik arah menuju perbatasan ke Jakarta Selatan dan Jawa Barat. Dan akhirnya berlabuhlah ke sebuah tempat yang sudah banyak dikunjungi orang, apalagi kalau bukan Masjid Istiqlal.

Matahari memang sudah condong ke barat, hanya di rumah Sang Ilahi ini kita bisa memanjakan diri untuk sejenak berdoa dan beristirahat. Bagi yang ingin mencari inspirasi, sore hari barangkali masjid yang memiliki menara setingga 90 meter tersebut bisa jadi pilihan tepat.

Semilir angin dari celah-celah interior atas masjid, pemandangan langit biru, penampakan monas dari kejauhan tentu bisa menambah imajinasi Anda untuk merangkai bait kata atau lainnya.

Jika Anda tahu dan pernah dengar “Negeri 5 Menara”, nah di masjid ini kita bisa melihat dua menara dari sisi barat. Itulah mereka menara masjid Istiqlal dan Monas dari kejauhan. Saya menyebutnya dua menara di tengah kota, karena yang duanya lagi tidak terekam walaupun secara bersisian terdapat sepasang menara Katedral di dekat masjid ini.

Harmoni dan keindahan ibukota sore itu begitu cepat, dan saya pun beranjak pergi. “Di rumah ini memang selalu ada inspirasi”, gumam saya dalam hati.[]

11 Responses

  1. Aku malah belum pernah ke Istiqlal. Hehehe..

    • masak sih mas Ari belum kesana? berarti nanti mesti singgah tuh ada sejuta inspirasi menikmati siang atau sore disitu🙂

  2. Dua menara itu tampak segaris lurus ya, Mas….

    • Waktu itu persepektifnya memang tidak kelihatan lurus pak ustadz, tp blm pernah lihat dari peta digital dari atas bisa jadi tuh segaris🙂

  3. Wow .. foto fotonya …. terasa luas sekali ya
    jadi penasaran nih sama musem Taman Prasasti nya🙂

    • Kalau dulu sih masih luas mba, tapi sekarang udah sempit. Nanti jika ke Jakarta jangan lupa disinggah lagi ya🙂

  4. Bang.. fotonya kok membelakangi pembaca –“

    • ini namanya “backbone photo story”😀

  5. waaa aku juga belum pernah kesitu juga,,, kapan2 kalau ada waktu kesitu ah..

    • Bang Yos mesti kesana tuh, barangkali nanti dapat lirik lagu baru😀

  6. baguus ,,!!

Komentar berisi spam dan SARA, tidak akan ditayangkan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: