• Kicauan Terakhir

    • RT @ompian: Melek internet rupanya tak terbatas bagi penderita gangguan jiwa, paket internet lebih penting daripada makan, katanya. 7 hours ago
    • RT @iloveaceh: Gajah Sumatera yang hidup di Hutan Leuser, merupakan Satwa yang harus dilindungi agar tetap terjaga kelestariannya #CareLeus7 hours ago
  • Baca Juga

  • Komentar Anda

    Aulia Fitri on Indonesia Bisa (Menang) di Wor…
    Mesin oven on Indonesia Bisa (Menang) di Wor…
    Aulia Fitri on The Light of Aceh – Caha…
    mengejarmimp1 on The Light of Aceh – Caha…
    androidtechnicia on Indonesia Bisa (Menang) di Wor…
    Safprada on Indonesia Bisa (Menang) di Wor…
    Aulia Fitri on Indonesia Bisa (Menang) di Wor…
  • Arsip

  • Kategori

  • Para netter yang doyan ke OWL

    Aulia87.wordpress.com website reputation
    MyFreeCopyright.com Registered & Protected

Diam Bukan Berarti Tidak Ada Jawaban


singa vs anjing ilustrasi dari 500px.com

SABAN hari belakangan ini saya membuka Twitter, mungkin bisa dibilang terhitung sejak malam minggu (10/12) mencoba melihat perkembangan yang ada di linimasa yang penuh hiruk pikuk beragam lintasan kicauan.

Sayang beribu sayang, dimana tanah saya pijak sekarang (Aceh, -red) membanjiri saluran (channel) di Twitter. Padahal lazimnya setiap hari saya selalu sempatkan waktu mengecek saluran pembicaraan/informasi dari seluruh dunia, namun entah kenapa beberapa hari belakangan sampai tulisan ini saya buat memberikan kesan bahwa ada yang tidak beres.

Entah saya yang kurang paham, entah orang lain yang sibuk dengan urusan dunia. Saya pun melihat perkembangan yang bernama berita, disana pun aliran begitu keras dan semakin menjadi atau bisa dibilang lebay seperti kata anak ABG dewasa ini.

Satu hal yang saya coba perhatikan dan lihat dari berbagai saluran informasi tersebut adalah Aceh dalam status penghinaan. Sungguh sedih lagi saat beberapa tulisan dari pantauan saya itu bernada merendahkan, melecehkan, bahkan menyulut api yang jelas menjurus ke arah SARA (Suka, Agama, Ras, dan Antar golongan) cuma gara-gara kata Punk.

Namun, sayang tulisan saya ini bukan mengambarkan kisah punk di Aceh atau menceritakan kronologis cerita seperti yang sempat saya berikan feedback pada salah satu media nasional, melainkan ingin meredam suasana hati karena ada sepatah kata yang indah dan bijak dari seorang ulama besar yang bernama Asy Syafie.

Apa kata beliau, “Berkatalah sesuka hatimu untuk menghina kehormatanku, maka diamku dari orang hina adalah suatu jawaban. Bukanlah artinya aku tiada memiliki jawaban, tetap tidak pantas bagi seekor singa melayani karena anjing-anjing”.

Ini pun saya tidak tahu alasannya menemukan sebuah penggalan kalimat ini –saat mencari tahu tentang manuskrip Dayah Tanoh Abee– yang membuat saya tertarik membaca berkali-kali, jika sekilas membaca mungkin orang akan banyak mengira kalimat di atas terlihat menyerang seseorang atau boleh dibilang sudah menyangkut SARA. Tapi bagi saya ini adalah kalimat pelajaran, dimana setiap orang dengan apa pun titel atau pangkat/pekerjaannya bisa menyerap kata ini jauh dalam pikiran bersih dan hati damai. Semoga!

Karena jauh hari dan beribu tahun lamanya, ulama Islam ini telah membuat apresiasi besar kepada kita semua lewat kata-kata bijaknya untuk kita ambil pelajaran dan ikhtibar dari apa yang mungkin kita hadapi dalam setiap detik lika-liku hidup ini.

Tulisan kecil di atas setidaknya membuat saya juga kadang harus diam, walaupun kadang di Tweet terpaksa harus berkhianat untuk tidak mengungkit penghinaan orang-orang yang menyerang Aceh.

Orang-orang yang kiranya menyerang mungkin lebih baik dari saya, karena menilai isi tweet bukanlah segalanya begitu pula untuk media-media yang telah larut dalam pemberitaan. Lagi-lagi lebih baik kita berbenah diri dalam berbagi sesuatu yang baik, karena tentunya sesuatu yang baik itu akan menghasilkan manfaat untuk kebaikan bagi lainnya.[]

~ Tulisan malam Jum’at disaat diskusi hangat di Grup FB Aceh Blogger tentang isu umat di negeri ini ditemani semilir angin malam nan syahdu ditengah para jiwa-jiwa mukmin kembali ke rumah-rumahnya.

Ilustrasi oleh kingskennels.org

20 Responses

  1. saya bari tahu tentang ini Mas…
    Tapi betul juga, untuk apa Singa melayani anjing-anjing

    • begitulah mas, saya juga menemukannya ketika mencari sesuatu dalam bahasa Melayu

  2. nice🙂
    saya senang mengikuti postingan anda
    postingan yang menarik .

    salam kenal yya dan sempatkan mampir ke
    website kami di http://www.hajarabis.com

    • salam juga hajar🙂

  3. aku jg baru tahu dr postingan ini, krn nggak punya account twitter, blom butuh sih.

    terkadang diam memang lebih baik, krn sayang jg menghabiskan wkt buat melayani mereka , rugi …. krn mungkin kalau dilayani, mereka tambah menjadi jadi

    • setuju mba Ely, setiap kebaikan tentu akan ada manfaat untuk kita dan sekitar🙂

  4. semoga apa yg menimpa aceh kini cepat berlalu …

    tak ada lagi pertumpahan darah

    • Amin, terimakasih Mila atas do’a dan salam damai untuk kita semua🙂

  5. “Berkatalah sesuka hatimu untuk menghina kehormatanku, maka diamku dari orang hina adalah suatu jawaban. Bukanlah artinya aku tiada memiliki jawaban, tetap tidak pantas bagi seekor singa melayani karena anjing-anjing”

    Kata-kata yang mengerikan..

    • akan lebih ngeri jika kita tidak tahu😀

  6. Semoga Aceh semakin hari semakin baik, baik akhirat, maupun dunia.

    • Amin, semoga kebaikan yang serupa bagi kita semua mas Hendra🙂

  7. “Berkatalah sesuka hatimu untuk menghina kehormatanku, maka diamku dari orang hina adalah suatu jawaban. Bukanlah artinya aku tiada memiliki jawaban, tetap tidak pantas bagi seekor singa melayani karena anjing-anjing”.

    mantap kali ni.. Pat tacok tgk..?

    • nyan keuh bak lon mita-mita ata laen meuteumeng nyan, nyan dari blog ureueng malaya, syedara tanyoe cit🙂

  8. nice🙂
    saya senang mengikuti postingan anda

    salam kenal yya dan sempatkan mampir ke
    website kami di http://www.hajarabis.com

    • saya juga senang hajar bisa mampir ke sini, keep smile and peace😉

  9. kalo menurut saya pribadi selamanya diam tanpa didasari ilmu adalah kerugian?? krna segala sesuatu kudu pake ilmu??
    http://aziez.pun.bz/opera-mini-original-three-proxy-by-newbi.xhtml

    • Ilmu dan amal memang harus sejalan

  10. ya benar dari pada jawabanya salah heee

    • Apa ini dung :p

Komentar berisi spam dan SARA, tidak akan ditayangkan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: