Kisah Kita di Sebuah Kelas


sma negeri 2 banda aceh

SMAN 2 Banda Aceh sekitar tahun 2007

MUNGKIN kisah kita ini sudah tersirat dalam sebuah note kawan, bahkan sudah banyak respon dan komentar di sana. Mungkin juga baru sekarang kita merasakan rasa ini kawan. Di saat kita semua telah jauh dari satu sama lain.

Tulisan ini bukan cerpen atau karangan, cuma disaat malam yang cukup indah ini. Ku teringat dengan apa yang telah ku janjikan di awal cerita pada note yang telah banyak mengungkit memori lama itu. Walaupun sekarang data yang ada dilaptopku pergi entah kemana, bagiku kehadiran mu kawan bisa membuat kembali bersemi cerita dan kenangan lama itu.

Mungkin dari tiga tahun perjalanan bersama mereka, nama-nama itu masih terukir dalam ingatan ini.

Semua hal ada dengan diri mereka, menari, tertawa, sedih dan canda selalu diterukir disetiap senyum yang menyapa, tak mengenal pagi, siang bahkan sampai sore goresan indah di pipi itu masih selalu ada.

Mereka orang biasa, orang yang menurut kata orang tua, orang yang kenal adab dan tata krama. Menjadi bagian dari sebuah keluarga besar dengan membawa nama besar.

Prestasi mereka memang tidaklah jauh berbeda, tapi keuletan dan kerjasama itu telah membuat mereka bisa jaya dengan berbagai karya dan bukti. Sungguh momen perpindahan kelas demi kelas itu sungguh bernuansa. Bercampur antara satu dan lainnya sehingga berbaur bersama.

Kini kenangan bersama mereka itu tidak ada lagi, waktu telah berjalan lebih dulu. Tragedi itu juga sudah memisahkan kami semua, jauh sebelum kami berpisah sebelumnya secara resmi dari akhir studi.

Para pahlawan ku dan pahlawan kita semua yang telah menorehkan ilmunya untuk kami, terima kasih untuk semuanya. Dengan apa yang telah engkau berikan kami bisa menjadi seperti ini.

Memori Kami
Teringat dengan operet yang tak kalah seru, sepatu yang terbang entah kemana arahnya. Sang guru praktek (PPL) yang cute dan narsis dengan berbagai nilai murni yang hadir dari tangannya.

Tingkah aneh sang guru dengan geliat semangat sekolahnya dulu, menjerit warga kantin demi memenuhi hajat perut sendiri, unjuk rasa kepala sekolah, jeritan kaca saat jatuh menjadi ratu solek.

Kocakan cek gu dengan nasehat agama yang selalu ditunggu para siswa/i, pak raden inspeksi yang tak kalah menawan, migrasi kelas yang tak berujung selesai, berolahraga di lain lapangan, bahasa Inggris yang bermasalah dengan miss neta.

Pemberlakuan pintu gerbang yang selalu on time, sepatu hitam yang asli, lomba shalat jenazah, ceramah putra/i, sampai shalat dhuha pertama dalam hidup baru ada disana.

Paduan suara yang lantang dengan kostum berwarna cerah, sexsologi dengan plesetan indah sosiologi, kenangan cinta bang baron dan kak lela, ultah yang berbau busuk bagai tertusuk duri, rebutan bonus dengan lelang soal, dan masih banyak yang tak akan muat disini.

Kepada seluruh dewan guru, siswa/i dan keluarga besar SMA Negeri 2 Banda Aceh, mari peringati hari bersejarah ini dengan menghadiahkan doa untuk mereka yang telah pergi mendahului kita.

Hari yang untuk mengenang, dimana setiap satu dan dua teriakan dalam waktu lima menit semua lenyap dan hilang tanpa bekas. Belajar dari apa yang telah kita rasakan dan hadapai menjadi pelajaran berharga untuk menjadi insan yang mulia dunia dan akhirat.

Ku persembahkan ini untuk segenap kawan tercinta di kelas I-1, II-1 dan juga 3 IPA-1 dan keluarga besar SMA Negeri 2 Banda Aceh.

5 Responses

  1. Memang, masa-masa paling indah adalah masa SMA…
    Bagi saya SMA tak seindah Obie mesah bilang do lagunya.

    • mungkin tidak akan seindah seperti yang om obie bilang, namun bagi saya terjadinya tsunami menjadi momen yang tak terlupakan di masa SMA…

  2. Ya masa2 SMA adalah masa2 yang paling indah dan tak terlupakan jd kepingin rasanya kembali ke masa2 sma dulu, tp mau gmn ya! Cman bs bayangin aja to! Oya skrg yg terpenting hadapi yg akan datang oke! Masa indah diwaktu lalu jadikan memory yg tak terlupakan! Salam sukses!

    • terima kasih kawan….😀

  3. mudah2an qt semua diberikan ketabahan dlm menerima ujian dariNya khususnya warga aceh yg telah kehilangan keluarga dan sanak saudaranya dalam bencana tsunami….
    keep on fighting my dear……:)

Komentar berisi spam dan SARA, tidak akan ditayangkan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: