Ketika Cinta Menjadi Salah Arti


love error

ilustasi dari renaissanceblackwoman.com

Dalam satu jiwa, pasti telah ada sebuah gumpalan daging. Bila daging itu hitam maka hitam lah semua hidup ini, namun sebaliknya bila daging itu bersih maka indahlah semua hidup ini. Daging itu adalah hati, dimana semua rasa dan balutan jiwa bersemi padanya. Kata indah dari anak manusia yang penuh dengan hidup yang berliku bisa saja sirna bila rasa cinta dan mabuknya dunia telah ada bagi segenap asanya.

Melihat dunia dan bangsa sekarang ini, seakan moral yang ada dibangsa kita makin hari makin bisa berujung tanpa ada aturan dan telah tiada, berapa banyak wanita di bangsa kita yang setiap hari dilecehkan, dinodai, diperkosa bahkan disiksa dengan budak nafsu yang sangat biadab. Tulisan saya ini bukan untuk mengangkat akan hari kartini, hari ibu (mother’s days) atau hari-hari wanita lainnya serta bukan topik akan gender maupun semacamnya, namun ini adalah sebuah realita akan hidup anak manusia. Saya tulis serangkain kata-kata yang tak luput dari kesalahan ini adalah semata untuk sebuah refleksi Ketika Cinta Menjadi Salah Arti di dalam hidup para kaum adam ini.

Ada makna yang sangat indah ketika sebuah cinta bersemi, berjuta puisi indah melayang di hati ini. Itu semua orang agung-agung kan lewat kata-kata atau status yang lebih populer dengan namanya pacaran. Semua berawal dari sebuah kata perkenalan yang berlanjut dengan sebias senyuman sampai-sampai hari indah itu bersemi seperti musim indahnya bunga sakura di Jepang. Teknologi yang ada pun menjadi medium pengrajut akan sebuah hubungan, tak mengenal waktu bahkan tempat dimana sekali pun karena rasa adalah segalanya.

Kenapa kamu bisa mengatakan seperti itu, pernahkah kamu merasakan akan indah sebuah cinta dengan mereka kaum hawa dalam status sebuah pacaran atau apa lah namanya, sehingga harus mengatakan pacaran itu tidak boleh? Mungkin hal ini adalah aib akan pribadi saya, tapi saya akan menjawabnya belum pernah. Tetapi kenapa bisa berbicara seperti itu?, haruskah orang yang berpacaran mengatakan atau menjawab hal ini? saya kira itu salah semua, karena saya sudah pernah dan merasakan nasib seorang teman yang terjerembab dalam nistanya sikap yang membuat jatuh dan terus jatuh.

Awal Mula
Sejak saya SMP dulu, saya baru mengetahui ketika sebuah kata indah itu terucap dari mulut ini berbuah cinta dinamakan atas nama pacaran, surat menyurat pun menjadi awal dari sebuah perjalanan. Maklum SMP dulu saya belum begitu mengenal akan dunia teknologi komunikasi yang secanggih sekarang ini bisa chating-chatingan.

Mungkin hanya beberapa orang saja yang baru bisa menikmatinya. Berempati dengan teman, bukanlah hal yang biasa sehingga merasakan apa yang dia rasakan sungguh memberikan saya kekuatan untuk bisa menjadi manusia yang seperti ini salah satu karena dia. Singkat cerita teman saya ini adalah sebuah situasi dimana dia harus menerima “kekalahan” dalam bercinta, bukan sekali atau dua kali melainkan itu terjadi untuk ketiga kali.

Putus dari status pacaran adalah hal biasa karena tidak ada lagi kata-kata kecocokan antara keduanya, serta banyak faktor lainnya yang ikut berperan dalam situasi seperti ini. Lahir dan munculnya pihak ketiga juga tak luput dari sebuah kisah perjalanan cinta, sahabat setia yang biasa menemani hidup-hidup ini juga menjadi korban atas hasrat yang ada.

Mungkinkah cinta itu dilarang? namun sayang cinta itu adalah kuasa dan rahmat dari Maha Yang Mencintai, semua manusia memiliki akan rasa ini tanpa memandang tingkat dan sukunya. Ketika rasa yang ada ditahan, maka gejolak pemberontakan pasti datang. Derajat sebagai manusia untuk saling hidup bergantungan atau sering disapa dengan zon politicon (makhluk sosial) memang tidak bisa lepas dari makhluk yang bernama manusia.

Dalam segala bentuk aktivitas dan kegiatan yang dilakukan oleh seorang manusia adam maupun hawa semua mempunyai arah dan makna buat ke depan. Tidak mungkin sesuatu yang dilalui hanya sebatas fiktif belaka. Layaknya pengorbanan seorang arjuna untuk dewi shintanya adalah demi sebuah kehormatan tersendiri.

Kembali dalam arti cinta yang ada pada anak adam ini juga tidak lepas dari hasrat untuk selalu memiliki penghargaan, dimana hidup tanpa dihargai oleh orang lain sama seperti sampa yang dibuang tanpa ada gunanya lagi. Namun, sangat disayangkan ketika penghargaan yang diberikan oleh seseorang berubah menjadi tujuan yang tidak pernah dibayangkan.

Dibalik kata cinta antara dua insan menjadi bumerang bagi keduanya, belum lagi dengan beralasan demi sebuah cinta abadi. Karena kita manusia, kekal abadi yang memiliki semuanya adalah Pencipta Manusia dan sekalian alam ini. Kurangnya iman dan nilai agama untuk mengenal siapa Tuhannya inilah yang telah membuat salah satu faktor anak-anak muda yang layaknya menjadi generasi penerus jatuh dan tersumkan lemah sebelum menjadi orang yang bisa berdiri untuk membangun dirinya sendiri serta tahu siapa yang menciptakannya secara Hakiki.[]

15 Responses

  1. Mengapa cinta itu jatuh?
    Mengapa itu pitam naik?
    Adakah salah arti?

    Salam Pikir Tiga!

    • kemungkinan itu salah kata mas😀

  2. Cinta…. kiban nyan?🙂

    • nyan biasa bak aneuk muda rame mengidap cinta yang salah arti bang🙂

  3. Sungguh artikel yang bagus, memang sekarang ini banyak cinta yang disalah artikan! dan banyak juga korban dari cinta!

    • terima kasih mas, semoga kita bisa lebih tahu diri dengan sebuah anugrah yang terindah itu.

  4. cinta itu anugerah
    apalagi dimanage dengan cara-cara yang positif
    insya Allah kebahagiaan hakiki lah yang akan didapatkan…
    nice post🙂

    • betul bung Jaya, setuju…apa yang telah diberikan manfaatkan dengan sebaik-baiknya. InsyaAllah kita bisa menjadi insan yang betul-betul cinta karena-Nya.😉

  5. Dengan cinta-karena, kita mudah jatuh dan ketiban sial.
    Dengan cinta-walau, kita siap luka hati dan bertahan.
    Naik pitam tak perlu ada pada kita.

    Salam Damai!

  6. hmm cinta memang misterius wew salam kenal ya

    • salam kenal juga buat mas juliawan🙂

  7. Terjadinya kehancuran anak manusia, ketika dengan mudah ia menyerahkan hatinya🙂

    • padahal hati yang sebenarnya harus benar-benar untuk sang Pencipta-Nya

      • Tapi aneh menurutku,
        Bila hati yg telah diberikan-Nya,
        Bila cinta yg telah diajarkan-Nya,
        Sebenar-benar utk segera dikembalikan pd-Nya.
        Tanpa berkurang atau terlatih?

        Salam Damai!

      • ibaratkan kata semua yang telah diberikan oleh yang Maha Kuasa adalah untuk menunjukkan bahwa kita cinta kepada-Nya, mengharapkan semua kasih sayang yang telah diberikan menjadi bagian kita untuk tetap mencintai-Nya baik itu dalam duka dan cita.
        Karena semua hal itu merupakan wujud dari segumpal daging yang mencirikan sebuah cinta yang sebenar-benarnya murni untuk mengharap ridhai yang diberkahi oleh Allah.

Komentar berisi spam dan SARA, tidak akan ditayangkan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: