Kekuatan Media Mainstream Saat Menggandeng Blogger


image by katarzyna24(dot)wordpress(dot)com

image by katarzyna24(dot)wordpress(dot)com

Melihat apa yang ada di dunia maya sekarang ini seakan membuat tangan para netter (baca: peselancar internet) tidak pernah lepas dari ketukan papan tut (keyboard) dan kitikus (mouse) yang ada. Mulai dari mencari berita, menuangkan ide sampai melakukan jejaring teman secara massal di situs yang sudah ada seperti facebook maupun friendster dan lainnya.

Hal ini tak urung membuat sebagian orang menggunakan fasilitas yang ada sebagai media penyampaian informasi, baik itu berupa sharing pengalaman, produk, berita maupun sampai hujat menghujat juga ada, dan itu semua kembali kepada pengguna sebagai orang yang berhak dan mematuhi aturan yang berlaku di dunia maya seperti yang tercantum dalam RFC (Request for Comments-www.ietf.org/rfc.html) atau sering disbut aturan baku/standar internet.

Weblog atau lebih dikenal saat ini blog, sudah menjadi hal yang biasa. Dimana seseorang tidak harus mempunyai kemampuan dan skill yang lebih untuk membuatnya. Cukup memiliki email aktif serta kemampuan untuk memahami dan membaca tutorial yang ada, semua orang bisa memanfaatkannya.

Hal inilah yang menjadi menarik bagi ranah dunia maya, sempat-sempatnya ketika perseteruan antara Blogger dengan Roy Suryo saat mengatakan bahwa para blogger adalah tren sesaat dan informasi blog tidak bisa dipercaya membuat para blogger geram dan melayangkan sanggahan ke situs roysuryowatch.org (non aktif).

Ditengah gemelut itulah, rasa kepercayaan blogger yang berada di Indonesia kian kuat dan membuat semua kutipan dari RS tidak dianggap oleh para blogger. Fenomena yang ada tersebut sebenarnya merupakan bagian dari kode etik dari aturan standar di dunia maya yang tanpa dibatasi ruang dan waktu.

Keterkaitan itulah membuat sebagian para penikmat tulisan alias para wartawan jurnalistik juga merasa tersinggung atas apa yang disampaikan oleh RS. Secara tidak langsung para jurnalis sekarang ini juga memanfaatkan media blog sebagai bagian dari mengasah kemampuannya.

Banyak media mainstream yang saat ini menggiatkan situs mereka dengan menghadirkan fasilitas tambahan berupa blog untuk para pembaca dan jurnalisnya sendiri, ini tidak lepas dari bentuk untuk menunjukkan eksistensi bahwa media juga peduli dengan blogger.

Bukan saja media tingkat nasional, kehadiran media online di daerah-daerah pun cukup aktual dengan kondisi yang ada saat ini. Memang jelas bahwa media mainstream dan blogger tidak akan bersaing, karena apa yang disajikan oleh media-media yang memiliki tulisan untuk dimuat mempunyai gaya dan bentuk bahasa sendiri, terlebih dengan kupasan berita yang cenderung obyektif dan berimbang.

Ini sangat beda bila dilihat dari gaya bahasa dan model tulisan yang dilakukan oleh para blogger dalam menuliskan dan menuangkan idenya dalam blog, dengan sedikit santai tanpa harus memiliki bentuk dari gaya bahasa yang baku atau resmi sehingga menghasilkan bentuk interaksi dengan pembaca secara dua arah.

Hadirnya media mainstream sebagai penyaji berita, tentu menjadi bagian yang terpenting juga bagi blogger baik awam maupun profesional dalam mengasah ilmunya untuk menulis dan mempublikasikan kepada khalayak ramai dengan tingkat instensitas pembaca yang berbeda.

Jadilah sebagian dari kita bagian untuk yang lainnya, karena dari kebersamaan kita bisa membangun masyarakat yang lebih kuat dan mampu bertahan dengan semua catatan di setiap halaman demi halaman. Maju terus media mainstream dan berkibar terus para blogger bangsa ini.

Tulisan ini juga bisa dibaca di Acehkita.com kolom Warga Menulis.

15 Responses

  1. semoga kecenderungan yang muncul adalah yang positif. Karan melalui media itu juga hal-hal negatif memburu dengan membabi buta

    • Kita doakan saja seperti itu, karena setidaknya untuk menjadi blogger yang benar-benar berkualitas dengan tingkat yang benar dan bagus tentu banyak-banyak mengetahui kaidah dalam penulisan sehingga tidak mencemari menjadi hal-hal yang jadi tidak berbobot lagi.

      Media yang ada, formalitas juga memiliki konsep dengan keterbukaan ruang publik, jadi konten-konten yang ada tentu tidak bisa sembarangan untuk dipublikasikan dengan hanya memperhitungkan profit semata.

  2. br bljar nge blog nih. slm silaturrahim…

  3. wah meski saya ngeblog baru
    tapi saya seneng tuh dipanggil blogger

    semangat!

    • Semoga mas achoey setia dengan blognya, dan bisa eksis terus.

      @cahsableng
      happy blogging ya, salam silaturrahmi juga

  4. waduh.. jadi tambah semangat ne.. maju terus para blogger..🙂 en so pastinya harus saling mengisi, berbagi, en mendukung.. salam sukses buat aulia..🙂

    • Bener tuh, kekuatan bisa berdiri bukan dari tiap pribadi melainkan dari sebuah kesatuan dan kebersamaan yang ada.

      Sukses juga buat Ojie dan Go Blog Aneuk Nanggroe🙂

  5. Blog merupakan ajang silaturahmi sekaligus mengasah skill menulis. Siapa tahu kelak akan beguna nantinya, hahaha…

    • Tentunya, tidak ada yang sia-sia bila apa yang kita lakukan ini bisa jadi sangat berguna nantinya.

      Tak lekang oleh waktu, sebuah tulisan tetap akan menjadi bukti sejarah bagi kehidupan nantinya.

      Apalagi tengkuputeh, tulisannya memang sudah bisa diajungkan jempol (top markotop lah)😉

  6. ngeblog terus😀

    • yoi, yang penting tebarkan pesona di alam jagad maya ini🙂
      keep blogging

  7. tapi era blog skrg pun juga tergantikan sama miniblog aul… era twitter, plurk, kronologger lebih mengglobal.

    bahkan notes di fesbuk sekarang lebih menjamur untuk digunakan saling bertukar pikiran.

    hmm… apakah benar blog hanya trend sesaat?

    • Nah, ini dia bila kita lihat secara seksama konten dari kedua era tersebut jauh beda.

      Terlebih dalam hal penyampaiaan ide baik itu berupa informasi atau pun sekedar opini, jelas miniblogging atau microblogging tidak bisa dengan leluasa dan juga belum ada saatnya mini dan micro blog diperlomba. Karena lomba blogging masih sangat mencekram (hualah harimau kali :D)

      Saya kira dunia blogging tidak akan menjadi trend sesaat, melainkan bisa menjadi sebuah ‘wabah’ yang menularkan ilmu untuk perkembangan IT yang lebih baik.

  8. mantab bang infonya…

    • semoga Ilham beu jeut keu blogger yang handal untuk masa depan Aceh

Komentar berisi spam dan SARA, tidak akan ditayangkan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: