• Kicauan Terakhir

    • RT @ompian: Melek internet rupanya tak terbatas bagi penderita gangguan jiwa, paket internet lebih penting daripada makan, katanya. 7 hours ago
    • RT @iloveaceh: Gajah Sumatera yang hidup di Hutan Leuser, merupakan Satwa yang harus dilindungi agar tetap terjaga kelestariannya #CareLeus7 hours ago
  • Baca Juga

  • Komentar Anda

    Aulia Fitri on Indonesia Bisa (Menang) di Wor…
    Mesin oven on Indonesia Bisa (Menang) di Wor…
    Aulia Fitri on The Light of Aceh – Caha…
    mengejarmimp1 on The Light of Aceh – Caha…
    androidtechnicia on Indonesia Bisa (Menang) di Wor…
    Safprada on Indonesia Bisa (Menang) di Wor…
    Aulia Fitri on Indonesia Bisa (Menang) di Wor…
  • Arsip

  • Kategori

  • Para netter yang doyan ke OWL

    Aulia87.wordpress.com website reputation
    MyFreeCopyright.com Registered & Protected

Blogger Juga Caleg!


Growth With Blog

Dunia pem-blogger-an sudah semakin booming, lahirnya berbagai fasilitas baru di dunia maya membuat semua orang bisa membuat weblog atau lebih dikenal dengan blog dalam waktu yang relatif singkat.

Indonesia termasuk salah satu peminat blogger yang semakin hari kian bertambah dan insyaAllah akan mendekati satu juta, tidak bisa dipungkiri berbagai event yang bertemakan blogging dan lainnya menjadi semakin marak. Dari sekedar kumpul-kumpul biasa sampai acara yang luar biasa.

Tidak hanya itu saja, perkumpulan para blogger di bumi pertiwi ini juga makin diramaikan dengan bermunculannya komunitas-komunitas baik dari ideologi yang sederhana seperti hobi sampai ke tingkat daerah dalam menyatukan visi dan misi.

Kadang tujuan yang muncul dari komunitas yang ada adalah sebuah realita sederhana, ingin persatuan dan kesatuan dalam ranah pem-blogger-an menjadi padu dan satu. Lagi-lagi tema seperti itu juga sekarang lagi marak dimana-mana.

Melihat perkembangan yang ada sekarang ini, sudah lazim menjadi seorang blogger bukan hanya sekedar hobi atau kesenangan saja. Bahkan ada orang menilai blogger menjadi sebuah aset bagi pemerintah, pemberi manfaat bagi media publik (baca: citizen journalism) bahkan juga sebagai profesi terkemuka menjadi pemerhati dalam dunia blogging.

Blogger Juga Caleg!, sebuah pernyataan yang ambigu bagi anda mungkin yang membaca sekilas saja atau bahkan tidak ngeh dengan tulisan bernadakan ‘pembawa aspirasi/legislatif’ dibawa dalam kelas para blogger.

Tapi tidak menutup kemungkinan, semua bisa terjadi. Boleh jadi anda menerjemahkan tulisan tersebut sebagai modal para caleg buat kampanye atau mungkin sebaliknya dan tentu masih banyak persepsi lain yang mungkin timbul dari benak anda.

Saya sebenarnya ingin memberikan sebuah arahan dimana ini bisa menjadi perandaian (angan-angan) atau mungkin sebuah tulisan yang membuat anda bingung dengan apa yang saya tulis ini. Baiklah kita lihat apa sebenarnya inti dari seorang Blogger Juga Caleg! ini.

Tanah air ini disetiap hari selalu dipadati dengan media yang memuat pesta demokrasi alias pemilu yang tinggal menghitung bulan atau hari.

Tak ketinggalan juga sebenarnya dengan pesta demokrasi yang bisa dilakukan oleh para blogger dengan andai-andainya tadi. Apa yang sebenarnya dilakukan oleh para caleg baru-baru ini menjelang tanggal 9 April 2009 nanti, sudah jauh hari para blogger sudah melakukannya. Apa itu? jawabannya adalah promosi atau lebih kerennya narsis diri.

Begitu juga apa yang dialami oleh para caleg masa kini bahkan dimasa-masa sebelumnya, memasang foto ditengah jalan (eh salah di pinggir jalan) dengan berbagai nomor cantik yang menempel di sudut-sudut baliho dengan berlambangkan ‘kendaraan’ politiknya.

Tidak terkecuali apa yang mereka lakukan adalah bagian dari menarsiskan diri, mungkin untuk saat ini dikenal dengan media kampanye. Itulah intinya para blogger dan caleg juga melakukan publikasi diri, memang tidak bisa diabaikan juga ada beberapa blogger yang enggan mempromosikan diri (tertutup) dan hanya dia dengan Tuhan yang tahu serta beberapa orang dekatnya saja.

Memang aneh, jika mereka sudah jadi blogger tulisan mereka tidak dibaca (ingat bukan tidak dikomentar tapi tidak dibaca oleh orang lain). Masalah komentar itu lain, sudah merujuk pada persoalan yang lebih teknis lagi, bila anda sudah familiar dengan teknis tersebut barangkali sudah mempunyai jawabannya.

Kembali lagi dalam narsis diri, dalam berbagai tulisan yang saya sempat baca untuk lahirnya seorang blogger itu setidaknya membutuhkan syarat. Syarat dimana dia bisa masuk untuk menjadi seorang blogger yang bisa beretika dan berekspresi dengan segala kode etik yang ada.

Ini juga berlaku pada seorang caleg, toh dia juga punya syarat buat masuk ke ‘kenderaan’ yang disukainya. Berpendidikan baik tinggi atau sekedarnya, komunikasi yang kuat (communication skill) dan masih banyak lainnya. Blogger pun memiliki prinsip yang sama, namun dalam dunia blog ini tidak ada pembatasan umur bagi mereka. Karena kenyataan telah membuktikan anak kelas 4 SD sudah bisa mempublish dari apa yang ditulisnya.

Jadi, saya tidak akan berpanjang lagi dengan tulisan ini. Takutnya anda malah terbawa bingung dengan apa yang ada dipikiran saya. Ada sebuah konklusi dan bisa jadi lebih dari satu atau dua yang bisa anda ambil, kehadiran blogger dalam setiap kesempatan (real time) di dunia maya tidak pernah berhenti dari mempromosikan diri walaupun kadang mereka hilang dengan ide dalam sebuah tulisannya.

Kemudian juga apa yang mereka rasakan dengan segala kondisi yang dialami disekitarnya mereka ekspresikan dalam tulisan, dan itu juga tidak lebih hanya sebatas berbagi rasa dengan orang lain. Mereka ikut memberikan apa yang seharusnya mereka lakukan untuk bangsa dalam menghadapi segala kondisi yang menerpa.

Mereka jauh tidak pernah ‘dihargai’ tinggi oleh segelintir kaum, ketika kata-kata mereka mulai menyakiti orang-orang yang ditujunya. Walaupun itu pahit mereka tetap rela memberikan kesaksiaan tanpa ada paksaan.

Yang sering dan makin trend sekarang ini, mereka juga mencari penghasilan dengan blog yang mereka punya. Bukan dalam artian mengembalikan modal tapi sekedar mengisi waktu kosong atau hanya sebatas ingin mencoba-coba.

Nah, dari beberapa poin-poin yang ada di atas. Saya rasa anda bisa merasakan persamaan atau pun perbedaan dengan para caleg yang bermunculan 5 tahun sekali ini. Mungkin anda juga merasakan hal yang kurang dengan beberapa poin di atas dan ingin berbagi, saya persilakan dengan segala hormat. Karena pembaca adalah raja!

Sebuah kata penutup dari poin di atas saya utarakan dengan lirik/syair/puisi atau apalah menurut anda dengan kalimat: “Kadang ku berhenti dalam kelamnya dunia, tapi mereka hanya muncul saat menginginkan bantuan yang ada. Kadang ku tidak tahan dengan kondisi yang ada, tapi mereka sungguh jarang merasakan apa yang kami rasa. Kadang diriku hanya sebatas orang biasa, tapi mereka berani disumpal dengan kata-kata yang berharga. Dan kadang aku tidak mengingingkan harta sepenuhnya, tapi mereka hadir tidak mungkin tanpa maksud dengan menghamburkan kertas berharga.”

Hidup Blogger!

21 Responses

  1. Hidup Calex “Calon Alex” hehe

    lah, udah da jurkam nih om Calex😀

  2. weyh makin asik nih bang rumahnyo heuheu

  3. hidup blogger caleg

  4. >>> LieZMaya
    semoga bisa tambah asyik mba kedepannya. Amiin

    >>> liza
    hidup semua, pa liza da berencana jadi blogger caleg?

  5. […] Blogger Juga Caleg! […]

  6. analogi yang menarik..🙂

    terima kasih bung yainal…

  7. blogger caleg memang gokil

    wah bahasa anak kota nih gokil🙂

  8. […] Komentar Anda tengkuputeh on Aceh Cyber Competition 20…Aulia on My LinksAulia on Aceh Cyber Competition 20…Aulia on Dilema CPNSD Bireuenballz on Tak Ada Kata Menyerahcuy on Dilema CPNSD Bireuenitdot on My Linksitdot on My Linksitdot on Aceh Cyber Competition 20…itdot on My Linksitdot on Aceh Cyber Competition 20…tengkuputeh on Berawal Dari Hello Word Sampai…ilham on Berawal Dari Hello Word Sampai…ilham on Asyik-asyikan Lewat Photo…ilham on Blogger Juga Caleg! […]

  9. I love your site!

    _____________________
    Experiencing a slow PC recently? Fix it now!

  10. hehehe.. /me caleg masa depan😛

    • semoga bisa terkabulkan iaMz😀

Komentar berisi spam dan SARA, tidak akan ditayangkan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: