Mari Berkomentar dengan Etika


Anonym User ID

Ilustrasi by literarymakeovers

Semalam disela-sela mau menutup mata untuk menikmati indahnya malam (bahasa terlalu padahal cuma mau bilang pengen tidur), saya kepikiran blog ini. Entah kenapa tiba-tiba saya teringat dengan komen plus serta dengan masalah yang selama ini terkait isu orang-orang (para pengguna internet ex. blogger) yang sering menggunakan user dengan istilah anonym atau anonymous.

Sebelumnya hal serupa saya mulai suka dengan istilah anonym tersebut, selidik ala selidik ternyata pikiran yang semalam saya ingat terbukti juga dengan sedikit case, orang bisa saja menggunakan ID orang lain untuk melakukan sesuatu sesukanya/berkomentar pada blog orang lain tanpa ada batas.

miskin komen

Bahkan, bila ada orang yang ‘narsis’ dengan blog yang miskin akan komentar dibandingin dengan artis yang punya blog komentar bisa mencapai ratusan komen. Ini bisa juga dijadikan trik terbaru untuk digunakan oleh blogger, asal si empunya blog mengetahui email seseorang dengan syarat dia juga harus tahu kalau email tersebut sudah mendaftarkan diri di gravatar (Globally Recognized Avatars) atau situs lain sejenisnya yang menyediakan avatar.

Memang berbicara masalah etika berinternet seperti yang diulas pada tulisan Perkara Netiquette tersebut memang sangat wajar, karena media atau dunia maya sebagai akses informasi terbesar menjadi peluang penting bagi seseorang yang ingin menyerang orang lain dengan segala aspek pertimbangan.

ID Palsu dari email yang dikenal

Komentar bukan dari asli empunya blog

Teknik ini sangat mudah dan gampang untuk dilakukan, bahkan setelah saya praktek untuk beberapa email yang saya kenal dari komen yang pernah masuk blog saya juga bisa berjalan lancar.

Mengingat apa yang telah saya ceritakan pada PB yang telah lalu tentang apa yang dikatakan oleh Mas Budi Putra, hasil dari bincang-bincang para sesi breakout paralel sungguh bisa dijadikan sebuah cerita yang penting diperhatikan oleh blogger untuk dunia.

Sekian dulu cerita mari berkomentar, semoga jangan ‘salah’ dan jangan ‘dipersalahkan’ akibat penggunaan anonym ini. Tidak ada larangan yang spesifik, namun kita sebagai blogger (yang punya blog) bisa lebih tahu akan diri dan kembali lagi dalam sebuah tatanan kehidupan blogger.

Terima kasih buat Ilham dan Agung atas penggunaan emailnya untuk diuji coba. Dan komentar tersebut telah saya hapus dari halaman beranda, sampel hanya digunakan untuk screenshot doang😀

5 Responses

  1. *ingat komas nih a.k.a computer society😉

  2. yooo..ente bener..ane setuju…..

    emang seperti itu lah adanya sekarang dengan semua akses yang bisa kita lewati di dunia maya

  3. mari berkomen dengan baik ya tidak boleh dibelakangi moral…

    tentu, setidaknya tindakan baik berbuah pada moralitas yang baik juga.

  4. hhhmmm itulah yang saya takutkan…..takut berkomentar macem-macem timbulnya fitnah….semoga aja ga terjadi ma saya nih

    jangan risau, asal kita bisa berbuat dan bertanggung jawab atas apa yang kita tulis. Tidak usah takut! Keep blogwalking and give your comment.

  5. ada yg bisa jelaskan komentar yg sopan seperti apa?

    sopan itu dalam artian mengerti akan maksud dan tujuan dari sebuah tulisan yang kita komentari, begitulah kurang lebihnya

Komentar berisi spam dan SARA, tidak akan ditayangkan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: