Olimpiade Kali Ini


Dalam sepekan ini, cerita ‘pertarungan’ kembali saya jalani. Walaupun tak sendiri, namun sungguh berarti bagi hidup ini. Cerita ini ibarat sebuah pertarungan yang mungkin tak akan kita jumpai lagi, karena kesempatan hanya datang sekali.

Kisah yang sangat memberikan senyum dan tawa dari semua waktu yang terlewati, pahit dan getir dari sebuah perjuangan yang kami warnai disini (Fasilkom UI, -pen). Puncak dari segalanya ketika kita melewati yang kita anggap itu tidak mungkin untuk bisa dilalui.

Wah, tulisan diatas seakan saya membawa kata episode tersendiri lepas dari apa yang selama ini terjadi. Mari kita lihat apa yang sudah terjadi hampir seminggu ini di bulan November 2008 dari kampus Fasilkom tercinta ini.

OIM 2008Minggu ini pergelaran Olimpiade Ilmiah Mahasiswa (OIM) 2008 digelar, bertempat di Pusat Studi Jepang FIB dari tanggak 3 sampai 5 November 2008. Kontingen dan pesertanya bisa anda lihat disini. Saya dan dua rekan lainnya yakni Ringgo dan Faruk juga ikut mewarnai acara OIM 2008 tersebut dengan mengikuti perlombaan di bidang Kewirausahaan dengan judul business plan FAN-BBM Distro Online in Depok City.

Awal cerita ide ini muncul adalah resmi dari hasil perkuliahan Administrasi Bisnis dengan mendapat nilai yang cukup memuaskan. Walaupun usaha ini belum berjalan sebagaimana mestinya, paling tidak secara hidden project saya telah menjalankannya (jadi promosi nih).

Alotnya sebuah perlombaan, tentu membawa hasil juga di akhir penghujung acara olimpiade tersebut. Kami mendapat kesempatan untuk mempromosikan ide kami yakni pada hari kedua tanggal 4 November 2008. Tidak asing juga ternyata yang menjadi tim penilai adalah Salman Fasilkom 2003, kemudian Idris Sukses dan satu lagi dosen (Buk Tri) kalau gak salah.

Mendapat nomor urut ke sembilan dalam technical meeting, menjadikan kami optimis untuk meloloskan ide Distro ini sebagai sebuah usaha yang berdaya saing dan tepat guna. Nomor 9 bisa sedikit membuat kami tidak begitu grogi untuk menjadi orang pertama yang melakukan persentasi di hadapan dewan juri. Tepat jam 11.30 WIB, kelompok saya dan Ringgo beserta Faruk maju dengan waktu hanya 20 menit termasuk tanya jawab. Dan OIM pun berakhir untuk masa pertarungan saya dkk di arena Olimpiade Ilmiah ini dan menantikan pengumuman terakhir yang berlangsung pada tanggal 5 November 2008. Hasilnya adalah ‘Menang 1’.

Beralih ke Olimpiade selanjutnya, apalagi kalau bukan Olahraga. Tahun ini Olimpiade UI menjadi dua bagian yakni Olimpiade Ilmiah dan Olimpiade Seni dan Olahraga atau disingkat Asteroid. Dalam olimpiade olahraga saya juga ikut ambil bagian khususnya di cabang Bola Volly.

Lagi-lagi saya juga tidak sendiri, bersama 12 pemain lainnya ikut membela Fasilkom melawan FE. Kami menjadi pertandingan pertama dalam perhelatan bola volly kali ini, suasana hujan yang sangat lebat membuat pertandingan harus menunggu sampai satu jam lebih.

Apa dikata, tim volly Fasilkom harus bertandang ke rumah lawan di FE dengan semangat yang sangat luar biasa. Hujan-hujanan sampai basah-basahan dan ‘bagusnya’ diusir satpam tanpa toleransi disaat mendung bagi yang bawa motor karena salah parkir (cerita seru di momen indah).

Lanjut ke perhelatan antara Fasilkom dan FE, gedung olahraga indoor yang dibanjiri hujan akhirnya hampir sejam lebih berhasil di kosongkan airnya oleh tuan rumah (loh indoor kok banjir, tanyakan saja sama hujan).

Akhirnya lapangan dengan suasana licin dan berair, terpaksa kami terjang dengan semangat biru merah. Karena ini adalah sistem gugur, jadi pemain pun sangat antusias untuk memenangkan pertandingan tersebut. Dari postur tubuh, patut di akui FE sudah diatas anak-anak CS. Namun, dari segi fisik dan posisi bertahan (defence) sungguh salut dan siap siaga.

Peluit pertama dari wasit, menandakan pertandingan dimulai sekitar pukul 17.10 WIB. Bola pertama dari lawan langsung dihadang oleh team CS. Skor imbang dengan bonus adalah kenikmatan tersendiri bagi kita (Fasilkom, -pen). Namun, waktu terus berjalan dan set pertama pun berakhir dengan skor 25 – 14.

Melaju ke set kedua, setelah move position dari lapangan sedikit kering ke lapangan yang lumanyan basah. Terpaksalah para petarung Fasilkom harus menerima bola-bola licin dengan gaya-gaya terbang dari penyelamatan bola. Licin bukan alasan, tapi satu bola harus diselamatkan dan diover ke lapangan lawan.

Suasana tegang menyelimuti, tanpa senyum dan tawa. Satu peluang kembali di smash dan gool. Senyum kembali terulang di wajah para team volly. Tanpa supporter dan tanpa pelatih kita bisa! Singkat saja, set kedua akhirnya saya dkk ‘Menang 2‘.

Ternyata hebat-hebat juga ya anak-anak Fasilkom, bila anda sudah membacanya tentu bertanya Menang apa yang dimaksud disini, sampai-sampai ada menang 1 dan menang 2 khusus bagi saya pribadi.

Jawabannya adalah setelah pesan-pesan berikut ini……….Gak ah cuma iseng saja, ingin membuat anda tersenyum🙂 kok. Jadi Menang 1 dan Menang 2 merupakan tindak lanjut dari Menang-is untuk Olimpiade Kali ini, tanpa membuahkan hasil apa-apa untuk Fasilkom ku tercinta.

Kalau dulu untuk volly sempat membawakan Perunggu yakni Juara 3, tapi dulu juga belum ada OIM. Untuk kali ini, apresiasi saya bagi BEM UI yang telah sukses melaksanakan olimpiade dengan sebuah makna dan kreasi terbaru yang inovatif bagi semua mahasiswa. Selamat Ya!

3 Responses

  1. biar tak berjuara tapikan semangatnya untuk berpartisipasinya yg bikin kita terlihat juara .okey bang.
    pa tahu tahun depan juara di semua pertandingan
    salam hangat selalu

  2. Terima kasih om bluethunderheart yang baik hati…🙂

  3. Assalamu’alaikum wrwb……
    selamat berjuang wahai mahasiswa…..

Komentar berisi spam dan SARA, tidak akan ditayangkan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: