• Kicauan Terakhir

    • RT @ompian: Melek internet rupanya tak terbatas bagi penderita gangguan jiwa, paket internet lebih penting daripada makan, katanya. 7 hours ago
    • RT @iloveaceh: Gajah Sumatera yang hidup di Hutan Leuser, merupakan Satwa yang harus dilindungi agar tetap terjaga kelestariannya #CareLeus7 hours ago
  • Baca Juga

  • Komentar Anda

    Aulia Fitri on Indonesia Bisa (Menang) di Wor…
    Mesin oven on Indonesia Bisa (Menang) di Wor…
    Aulia Fitri on The Light of Aceh – Caha…
    mengejarmimp1 on The Light of Aceh – Caha…
    androidtechnicia on Indonesia Bisa (Menang) di Wor…
    Safprada on Indonesia Bisa (Menang) di Wor…
    Aulia Fitri on Indonesia Bisa (Menang) di Wor…
  • Arsip

  • Kategori

  • Para netter yang doyan ke OWL

    Aulia87.wordpress.com website reputation
    MyFreeCopyright.com Registered & Protected

7 Anggota Untuk 7 Tempat di Neraka


Sujud

Ilustrasi: Google Images

DALAM sebuah kesempatan diawal bulan-bulan Ramadhan saya masih berada di kampung halaman, walaupun kuliah sudah mulai tapi saya tetap saya mengliburkan diri untuk seminggu. Dikarenakan kangen dengan suasana puasa di kampung yang kurang lebih hampir selama tiga tahun tidak pernah merasakannya.

Nah, tapi bukan hal itu yang akan saya cerita kali ini. Barang kali kapan-kapan ketika ‘dokumentasi’ sudah lengkap tentang kisah liburan kemarin baru deh saya posting. Maklum sudah hampir sebulan lebih jarang update.

Kembali ke judul di atas, mungkin sudah banyak kita mengetahui akan keberadaanya neraka dimana ini merupakan sebuah bukti keimanan kita kepada Allah SWT. Ilmu ini mungkin sudah lebih dahulu juga di dapat oleh orang-orang tentang anggota tubuh yang diminta pertanggungjawaban untuk masuk ke neraka.

Namun, saya sendiri baru mendapatkannya ketika mengikuti malam tarawihan di kampung, tepatnya malam keberapa saya lupa. Dalam kesempatan tersebut setelah shalat tarawih, Tengku layaknya orang Aceh memanggilnya maju ke hapadan jamaah dan berdiri setelah dipersilakan oleh sang Imam.

Lalu topik di ataslah yang dibawa dengan sedikit pengantar tentang bulan Ramadhan, mari kita simak paparan dari Tengku Pesantren Tanoh Mirah Cot Ie Jue tersebut.

Tujuh anggota yang dimaksud adalah anggota tubuh kita, yang sangat-sangat sering melakukan aktivitas dalam keseharian. Kita mulai dari paling atas, yakni Mata. Dimana keseharian kita hidup tanpa melihat bukanlah sesuatu yang bahagia, anda bisa membayangkan betapa kita harus banyak bersyukur telah diberikan oleh Allah SWT, dua mata yang sempurna tidak kurang dari sesuatu apa pun bila dibandingkan dengan mereka yang mengalami kebutaan dan sebagainya.

Mata ini juga bila tidak dijalankan sesuai dengan fungsinya seperti yang telah disyariatkan maka bagi dia sebuah neraka telah tersedia baginya. Sebuah kutipan dari Firman Allah “Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”. (An Nuur:34). Jadi, jangan sia-siakan mata ini. Kadang ketika bulan puasa mata ini sangat sulit untuk dihindar, ketika langkah kaki kita keluar dari rumah, maka bertebaranlah pandangan-pandangan yang tidak hak untuk kita lihat. Mulai dari sekarang, kuatkan mata ini untuk selalu menghindar dari hal-hal yang membawa kita untuk ditempatkan di neraka yang pertama.

Beralih kedaerah samping mata, ya apalagi kalau bukan Telinga alias pendengaran ini. Seperti yang kita ketahui bahwa telinga ini berfungsi untuk mendengar, apa pun itu. Namun, alangkah sayangnya bila apa yang kita dengar keluar dari batas kewajaran.

Hal kecil, seperti infotaiment yang layaknya dianggap sebuah acara penghibur, sebenarnya kita telah memposisikan sesuatu yang salah untuk di dengar dan itu adalah sesuatu yang ghibah dengan kata indahnya gossip. Karena yang tercantum dalam firman-Nya “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.” (Al Israa:36).

Wahai saudaraku, sudahkah kita memperhatikan dan menjaga telinga yang telah diberikan oleh Allah ini. Ayat-ayat suci yang dilantukan dengan begitu merdu dan syahdu kadang kita malas mendengarkannya, namun saat lagu-lagu indah duniawi kita luput dan hanyut dibawanya. Jangan biarkan dia menjadi penghuni untuk neraka yang kedua.

Sekarang turun kebagian bawah sedikit yakni Mulut. Mulut menjadi salah satu kegunaan yang sangat menentukan ketahanan hidup kita untuk makan dan berkomunikasi serta bermunajat pada-Nya. Ketika lisan kita luput dari kontrol, tentu hati orang akan menjadi sakit. Karena ketika hati seorang hamba Allah kita sakiti, jarang kita meminta maaf kepada orang tersebut.

Kita selalu mengharapkan ampunan dari Allah untuk memaafkan dosa-dosa kita, tapi ingat ketika hal yang paling utama belum kita lakukan tentu Allah tidak merelakannya juga. Karena dosa diantara sesama manusia, yang harus diminta permohonan maaf terlebih dahulu adalah manusia. Setelah itu kembalikan kepada Allah SWT dimana akan selalu mengampuni hamba-Nya.

Lihat petikan dari surat Qaaf berikut ini pada ayat 16 – 18: “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya, (yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk disebelah kanan dan yang lain duduk disebelah kiri. Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir”. Ingat jangan tempatkan dia nanti di neraka yang ketiga.

Tangan, anggota tubuh yang melakukan sesuatu sesuai dengan kehendak niat. Mengambil, memberikan, memohon dan lain sebagainya dilakuakan dengan tangan. Saat-saat tangan ini di penuhi dengan munajat dengan menengadahkan ke atas, betapa mulianya dia. Namun, saat tangan ini terperanjat untuk mengambil yang bukan haknya dan melakukan yang tidak sesuai dengan syariah, sungguh sangat di sesalkan. Firman Allah dalam surat Yaasin pada ayat 65,“Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan.”

Maka jadikan tangan ini sebagai penyelamat dan selalu mengukir yang baik dan selalu menunjukkan yang benar serta selalu menuangkan isi dari niat dengan sesuatu yang mulia. Jangan biarkan dia menghuni tempat di neraka yang keempat.

Turun selangkah kini kebagian yang sangat penting fungsinya yakni Perut. Dimana dalam perut ini berkumpul semua makanan yang kita makan, baik itu dari hasil keringat bahkan dari hasil yang lainnya yang insya Allah di ridhai oleh-Nya.

Apa yang kita isi dalam perut ini juga tidak lepas dari apa yang telah dikerjakan oleh anggota yang empat lainnya, mulai dari niat awal sampai hajat yang terpenuhi. Tangan yang memasukkannya serta mulut sebagai medianya. Sungguh ini merupakan amanah bagi kita sebagaimana yang telah Allah firmankan dalam Al Quran surat Al Baqarah pada 188; “Dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang batil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui.”

Sangat tegas firman Allah dari surat tersebut, bahkan masih banyak peritah lainnya yang Allah ungkapkan dalam wahyu-Nya melalui Nabi Muhammad SAW. Jadi, sudah sepatutnya berhati-hati dengan yang namanya perut ini. Karena bisa jadi tanpa menjaga dengan baik, jangan sampai petanggungjawaban nanti di hari akhir harus menempati neraka yang kelima.

Kemaluan, ini adalah bagian yang tak terlupakan dari manusia. Dimana kodratnya seperti yang telah Allah ciptakan untuk menjadi penghuni dunia ini antara lelaki dan perempuan layaknya Bapak kita Adam dan Ibunda tercinta Siti Hawa.

Nafsu manusia sebagian besar adalah syahwat yang semua berpotensi pada kemaluan, kita tidak lepas dari nafsu dalam kehidupan sehari-hari ini. Hidup tanpa nafsu atau semangat juga bukan hal yang baik di sisi Allah. Ketegasan untuk menjaga anggota tubuh yang ini telah Allah firmankan yang berbunyi “Katakanlah kepada laki-laki mukmin agar mereka menundukkan pandangannya dan menjaga kemaluannya”. (QS. An-Nur:30).

Tidak hanya itu, bahkan dalam firman lainnya Allah memberikan apresiasi penuh bagi mereka yang menjaga kemaluannya dalam Al Quran surat Al-Mukminun 1-6 yang artinya “Beruntunglah orang orang mukmin, diantaranya “orang yang menjaga kemaluannya”.

Tunggu apa lagi, karena kemaluan juga merupakan bagian yang akan di minta pertanggung jawaban. Banyak hal yang akan menjerumuskan kita pada hal syahwat, mulai dari berbau porno bahkan sampai pakaian yang kita pakai. Jadi jangan korbankan anggota ini untuk ditempatkan di neraka yang keenam.

Hidup manusia di dunia, dari mulai dilahirkan telah diberikan panca indera yang sempurna oleh Allah. Termasuk salah satunya adalah Kaki. Kemana kita berjalan di dunia ini, telah menjadi bahan catatan bagi malaikat yang setiap hari selalu setia mencatatnya.

Dari setiap langkah yang kita angkat dan gerakkan, pasti memiliki nilai baik itu yang di ridhai bahkan sebaliknya. Semua anggota yang di minta pertanggung jawaban, telah diuraikan dengan singkat di atas dan kini adalah untuk kaki, dimana ia menjadi penggerak ketika pikiran, hati dan niat akan bersatu untuk melakukan perbuatan tersebut.

Karena itu banyak para ulama mengungkapkan ”Barang siapa menjaga empat hal ini, berarti telah memelihara agamanya, yakni lirikan mata, besitan hati, ucapan dan langkah kaki.”

Mari saudaraku jaga kaki ini, jangan sampai terjerumus dalam langkah syeitan dan kemaksiatan, jika tidak ingin mendapat tempat yang buruk yakni neraka yang ketujuh.

Sekian dan terima kasih buat referensi dari sini dan ini. Di posting saat-saat akan mengikuti ifthor bareng Fasilkom di Aula tercinta. Wassalam

13 Responses

  1. >>> bluethunderheart
    Kebetulan masih malam saya melihat komen ini, maka selamat malam juga buat om bluethunderheart dan salam ukhuwah buat kita semua.

  2. […] saya juga pernah memaparkan tentang 7 Anggota Untuk 7 Tempat di Neraka. Maka, cerita kali ini pun sungguh sebenarnya tidak jauh dari topik itu juga. Namun, konteksnya […]

  3. icaxngoceh.wordpress.com

    salam icax, happy blogging ya!

Komentar berisi spam dan SARA, tidak akan ditayangkan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: