Istiqamah


istiqamah

Ilustrasi: Google Images

Sidang jamaah jumat yang dirahmati Allah SWT, lantunan sapaan yang kerap ini alhamdulillah masih bisa saya dengarkan lagi pada pertemuan jum’at kali ini, tentunya dengan segala nikmat iman dan nikmat kesehatan yang diberikan oleh-Nya.

Jum’at kali ini sang khatib membawa khutbah singkatnya dengan tema Istiqamah, barang tentu kita sudah sangat familiar dengan kata tersebut. Banyak ayat dalam Al Quran yang telah Allah firmankan, diantaranya seperti yang saya kutip dalam surat Al Ahqaaf ayat 13 ,“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah”, kemudian mereka tetap istiqamah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita”.

Dalam kehidupan sehari-hari pun kita selalu memohon dalam shalat agar selalu ditunjukkan jalan yang lurus (Ihdinash shiraathal mustaqiim) sebanyak 17 kali dalam sehari semalam minimal. Jalan yang telah diridhai Allah dengan yang benar-benar hakiki mutlak yang harus kita jalankan.

Selain dalam Al Quran pun, masih banyak hadist dan contoh yang telah Nabi perlihatkan pada umatnya. Seperti yang Nabi lakukan ketika mengambil tongkatnya untuk menyatakan kepada para sahabat tentang hal yang satu ini yakni istiqamah.

Rasulullah membuat satu garis dengan tangannya lalu bersabda “ini jalan Allah yang lurus”, lalu beliau membuat garis-garis dikanan kirinya, kemudian bersabda, “ini adalah jalan-jalan yang sesat tak satupun dari jalan-jalan ini kecuali didalamnya terdapat setan yang menyeru kepadanya”. Selanjutnya beliau membaca firman Allah, “dan bahwa (yang Kami perintahkan ini) adalah jalan-Ku yang lurus maka ikutilah dia janganah mengikuti jalan-jalan (yang lain) karena jalan itu mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya yang demikian itu diperintahkan oleh Allah kepadamu agar kamu bertaqwa”. (Qs. Al-An’am153 dan Hadits shahih riwayat Ahmad dan Nasa’i).

Dan masih banyak contoh lainnya yang telah Nabi perlihatkan bagi umatnya, lalu mengapa topik ini diangkat oleh sang khatib. Saya memprediksikab bahwa selama ini bangsa kita sedang dalam kondisi “lemah” dan “sakit” dimana agama dijual dengan berbagai macam perbuatan yang sesungguhnya bukanlah bagian dari Islam itu sendiri.

Tak dapat dipungkiri, berbagai macam aliran yang ada di bumi ini bahkan di tanah air kita masih saja bermunculan. Dalam sabda Nabi SAW, “Ketahuilah, sesungguhnya orang-orang sebelum kamu dari Ahli Kitab telah berpecah-belah menjadi 72 golongan. Dan sesungguhnya agama ini (Islam) akan berpecah belah menjadi 73 golongan, 72 golongan tempatnya di neraka dan satu golongan dalam surga, yaitu al-jama’ah,” (HR Ahmad dan lainnya).

Diakhir khutbah pun sang khatib sempat menyinggung tentang posisi keberadaan kaum Syiah yang berada di belahan negara lain yang sampai saat ini masih mempunyai segudang kisah dibalik adanya kaum syiah dengan 12 imam yang mereka miliki serta keturunan asal yang tidak berhubungan dengan Rasulullah yakni Husen bin Ali dan anda bisa menemukan diberbagai literatur tentang pertalian kaum ini.

Demikianlah khutbah singkat yang khatib sampaikan pada pertemuan kali ini, semoga bisa menjadi bahan nasihat bagi kita untuk selalu menjadi keistiqamahan dengan selalu mendekatkan kepada Allah SWT agar dijauhkan dari segala macam godaan demi menjaga ketauhidan yang benar-benar bersih adanya. Wallahu’alam

5 Responses

  1. Assalamu’alaikum

    Moga kita Istiqomah diatas kebenaran.amin

    thanks ya mas, udah mampir dan komen di blogku

  2. amin…amin….
    semoga saya dijauhkan dari segala macam godaan🙂

  3. terima kasih sharing info/ilmunya…
    saya membuat tulisan tentang “Benarkah Kita Hamba Allah?”
    silakan berkunjung ke:

    http://achmadfaisol.blogspot.com/2008/09/benarkah-kita-hamba-allah-1-of-2.html
    (link di atas adalah tulisan ke-1 dr 2 buah link benarkah kita hamba Allah?)

    Apakah Allah juga mengakui bahwa kita adalah hamba-Nya?

    semoga Allah menyatukan dan melembutkan hati semua umat Islam, amin…

    salam,
    achmad faisol
    http://achmadfaisol.blogspot.com/

    Terima kasih saudara ku, atas infonya

  4. thanks ya mas, udah mampir dan komen di blogku

    • sama-sama mas🙂

Komentar berisi spam dan SARA, tidak akan ditayangkan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: