Jeratnya Dunia


Ternyata dalam hitungan dua minggu, ujian akhir alhamdulillah selesai juga. Banyak sekali waktu yang sudah terlewati dari mulai mempersiapkan ujian sampai selesai seperti ini. Satu arti bahwasanya hidup akan selalu berputar dan berputar tanpa ada yang bisa menghentikannya, kecuali Lillahi Rabbi.

Dari sekian pekan yang telah saya lalui, sangat terasa aktivitas di dunia maya ini ternyata tidak surut begitu saja. Walaupun ujian dan kesibukan tugas lainnya masih sempat barang 5 menit melihat dan mengucapkan “say hello” walau pun hanya pertemuan itu bukan nyata.

Aktivitas yang berlalu seakan hanya dari akademik ke akademik saya, maklum organisasi yang kini ada melekat pada diri saya pun sudah tidak begitu ada lagi. Walaupun begitu mereka yang di sana, tetap masih betah untuk saya lirik. Karena ini adalah konsekuensi untuk masa depan.

Memikirkan sesuatu yang kini ada di sekeliling ternyata bukan hal yang mudah, seperti membalikkan telapak tangan ketika kita merasa bosan dengan sesuatu yang ada.

Belajar layaknya sebuah kewajiban memang harus kita penuhi, masa-masa indah liburan seperti ini ternyata bagi saya insya Allah masih berkutat dengan yang namanya ilmu. Bukan itu saja tentunya, memberikan hak untuk jiwa raga tentu juga sangat dibutuhkan.

Lemah jiwa dan raga ini tidak ada apa-apanya lagi yang bisa kita banggakan, mungkin para ahli kesehatan sering menyebutnya dengan sehat itu mahal harganya. Makanya jangan sampai kesehatan ini diabaikan begitu saja dan dibuang untuk kerja dunia.

Namun satu yang tidak kalah pentingnya adalah ruh yang masih setia dikandung badan yang tidak luput hari, harus benar-benar kita menghambakan diri. Barang sedetik pun jasad bisa berkalang dengan tanah, tanpa ada sebab dan musabab yang pasti kesat dimata.

Dia yang menciptakan hambanya, sudah sepatutnya terus meminta ampun dan petunjuk untuk terus diberikan nikmat yakni nikmat dunia dan akhirat dengan sepenuhnya arti nilai iman di relung sanubari ini. Melihat situasi dunia, lebih spesifiknya lagi bangsa kita yang semakin hari tidak bisa terlepas dari indahnya “keberagaman” peristiwa yang terjadi sudah membuat hati kecil kita “bersuara”.

Sengkiranya kita bangsa yang makmur, seperti yang telah Allah firmankan dalam ayat-ayat-Nya di Al Quran, Tentu bangsa bisa merasakan kedamaian yang benar-benar hakiki dari Adam sampai cucu-cucunya. Kaum-kaum yang terdahulu dengan begitu banyak limpahan harta dan kekayaan serta nikmat karunia yang diberikan masih ada saja yang membangkang diri.

Mungkin itu menjadi contoh bukan yang patut ditiru melainkan contoh mawas diri bagi kita tentunya sebagai umat yang ada di dunia ini, tak hanya itu pemimpin-pemimpin kita yang senantiasi selalu memikirkan rakyatnya tidak hanya bisa hidup dengan apa adanya.

Doa para umat kepada mereka pemimpin juga sangat dibutuhkan serta bagi segenap kaum muslimin dan muslimat yang ada disemua belahan dunia ini.

Akhir kata, tulisan ini jadi tidak karuan isinya mulai dari awalan sampai akhiran dan bisa terbit juga setelah sekian lama menulis di blog. Semoga ini bisa menambahkan tulisan saya sendiri di blog sebagai bahan pengingat/nasehat diri. Kurang lebih saya mohon maaf dan apabila berkenan saran dan kritik saya harapkan dari anda saudara-saudara ku semua. Wallahu’alam bish shawab

5 Responses

  1. Hohoho…

    Selesai juga ujian rupanya?

    Jadi sang ka na watee nonton bola lom nyo?:mrgreen:

  2. Han ek ta nonton pih sabe2…

  3. han ek ta nonton pih sabe2…

    Ka beutoi😆

    Peulom hana tamong England bak acara nyan😦

  4. wiih ada bahasa daerah baru lagi nih
    *sembil ngcungin tangan bahasa apaan nih

    Met senang2 aja ye

  5. Setelah UMB selesai Insya ALLAH tanggal 20 Kita akan melihat pengumumannya

    worldinformasi.blogspot.com

Komentar berisi spam dan SARA, tidak akan ditayangkan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: