Aksi Untuk UU ITE


Berbagai pesan melalui chattingan saya hari ini pada jam 17.40 WIB masuk dengan statmen-statmen yang begitu keras dan memberontak dalam arti kata tidak setuju terhadap UU-ITE.

Semenjak Pak M. Nuh Depkominfo bertemu dengan para blogger Indonesia beberapa hari yang lalu, Pak Nuh mengatakan para Blogger adalah keluarga (our family). Pertemuan yang diadakan pada senin malam itu terkait halnya keberadaan situs youtube.com yang disinyalir akan ditutup (blokir) karena memuat video-video yang berbau dengan film fitna yang sempat hit beberapa minggu ini.

Akibat dari itu, pihak youtube.com pun sudah diberitahukan untuk tidak mengedarkan atau mem-publish video tersebut berhubung suasana ancaman terhadap dalangnya film tersebut Geets Wilders makin memuncak.

Tidak ada sesuatu yang khusus sebenarnya terkait dengan UU ITE dengan si GW tersebut, namun entah kenapa aksi dan isu-isu yang menolak ITE semakin hari semakin semeraut. Lihat saja berita-berita yang ada di berbagai media cetak maupun elektronik, semua pasti ada judul yang berhubungan dengan ITE sampai dengan seruan untuk terus diminta direvisi dan dikoreksi untuk lebih bijak dan sosialis terhadap negara ini.

Pasal demi pasal dalam UU ITE pun kian rancu dimata-mata orang yang berkepentingan. Lain lagi dengan masalah pemblokiran situs-situs ternama di internet menambah hangat masalah UU yang satu ini.

Youtube.com, Multiply.com, Rapishare.com, dan masih banyak lainnya yang akan dilist untuk menjadi objek pemblokiran karena dianggap melanggar dari UU ITE. Hasil forward dari chattingan hari ini pun membawa isu Google, Friendster bahkan sampai YM (Yahoo Messanger) akan menjadi list berikutnya.

Jelaslah bahwa pesan chattingan begitu seru dengan aksi untuk mendemo Depkominfo, untuk meminta kejelasan tentang isu-isu yang akan diblok beberapa situs-situs unggulan para pecinta dunia cyber apalagi kalau bukan seperti mbah google, friendster dan lain-lain sebagainya.

Perlukah aksi ini bergulir kedepan untuk kembali terjun ke “lapangan” lagi, apakah tidak cukup hanya sebatas pertemuan para netter seperti yang dilakukan senin malam tersebut oleh Depkominfo? atau emang rakyat ini harus bangun dari meleknya teknologi. Bersama kita bisa!

6 Responses

  1. sebenernya saya termasuk penggemar cyber baru. saya malah punya impian kalo suatu saat didunia cyber harus ada yg namanya “cyber police” yg bs brupa gabungan polisi dunia yg punya keahlian didunia cyber. kalau tidak kita akan kacau. kita tau didunia cyber banyak keuntungan yg diperoleh tp juga banyak kejahatan yg bisa dilakukan. nah, untuk melindungi supaya dunia cyber agar bs dimanfaatkan secara optimal kita perlu cyber police itu. tentunya cyber police ini harus punya panduan khusus n jelas, jd gak gampang ngluarin “surat tilang”, kalau ternyata setelah diperingatkan tetap Bandel ya harus “dijewer” sehingga dunia cyber akan menjadi dunia yang nyaman. bebas dari isu-isu yg meresahkan, salah satunya seperti dlm penyebaran film fitna. jgn slh, kalo hal-hal smcm ini tdk disikapi bs mjadikan perang dalam dunia cyber bahkan kekacauan di dunia nyata.
    khusus buat Youtube, kalau ga’ mau di blokir ya tolonglah kalau mau memuat sesuatu jangan yang meresahkan.
    sedang bagi penggemar youtube kalau pengen situs kesayangannya ga’ diblokir tolong dikasih masukan pada youtube biar ga’ memuat sesuatu yang menyakitkan, ini masalah keyakinan mén, HAM tertinggi.
    Buat pemerintah, tunjukkan kalian punya kedaulatan, bisa melindungi kerukunan umat beragama. saya yakin kok kalau saja youtube etc ga memuat spt fitna pemerintah jg ga mungkin mblokir.
    Istilah sederhananya: kalau ga’ mau dicubit ya jangan nyubit lah.
    Buat semua cyber members, mari berbuat, wujudkan dunia cyber benar-benar bermanfaat. mulai dari diri kita, keluarga kita, teman-teman kita, negara kita. Jangan Pernah Ketakutan Untuk Menyongsong Hari Yang Lebih Baik.
    SAY NO TO DRUGS
    SAY NO TO CYBER CRIMES
    SAY NO TO PORNOGRAPHY
    TO SAVE OUR CHILDREN
    Alloh ma’ana
    wallohu A’lam.

  2. Untuk weblog di jambo lon kutip bak detik, hehehe, selamat n sukses sabee

    sama-sama bang

  3. Pemerintah sudah putus asa. Ulama juga, apalagi orang tua, seorang ahli jiwa bilang semuanya di mulai dari keluarga, kalo dari keluarga sudah kokoh keluarnya juga kokoh.
    Jadi pemerintah sebaiknya memperkokoh pendidikan keluarga untuk penguatan moral bangsa yag sudah hancur di goyang Idul Daratista.

  4. susah, biar di blok, bakalan ada banyak situs2 baru sejenis yang bakalan bermuculan.. ga bakalan bisa.. Apalagi sekarang orang2 berdalih klo semua itu HUMAN RIGHT, bakalan tambah kabur tuh batasan2 yang bakal dibuat.. Yang satu bilang ga boleh, yang lain bilang ga pa-pa..
    Makanya, ga usah ikut-ikutan memperjuangkan yang namanya Human Right.. Masing2 punya agama, kembalikan aja ke agama..
    Setuju sama kang Jaka, perkokoh pendidikan di keluarga, supaya bisa nge BLOK semua yang ga sesuai norma..

  5. ulasan ttg UU ITE dpt disimak pada http://www.ronny-hukum.blogspot.com

    salam

    Terima kasih telah memberikan link ulasan.

  6. […] Nah, dari acara tersebut yang konon tidak banyak orang yang mendengar, pada malam hari menjelang pagi buta, banyak hal-hal yang menarik untuk disimak dari para pendengar seperti kasus pembobolan rekening melalui ATM dengan cara yang sangat unik dan cukup canggih. Tentu ini telah merujuk pada kejahatan kriminal alias cyber crime tentu bila ketahuan akan terjerat UU ITE. […]

Komentar berisi spam dan SARA, tidak akan ditayangkan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: