Hijrahnya Fisabilillah


Ilustrasi hijrah (desamempesona.blogspot.com)Jum’at kali ini adalah keempat kalinya saya berada di Aceh, namun hari ini agak sedikit berbeda berhubung tidak berada di kediaman sendiri karena saya harus membantu teman-teman panitia SSG’08 di Banda Aceh.

Tepatnya hari jum’at ini (11/1) saya dan Maftuh (Ketua SAMAN UI 07/08) melakukan kunjungan Roadshow lanjutan ke SMAN 10 Fajar Harapan. Namun sayang waktu kali ini untuk roadshow sangat singkat berhubung kami baru bisa jalan sekitar jam 10.45 menuju sekolah tersebut. Tepatnya jam 11.00 kita sudah bertatap muka dengan siswa-siswi SMA Japan (Fajar Harapan) tersebut. Tanpa berlama-lama saya dan Maftuh pun tepat pada jam 12.30 kita dari panitia SSG langsung pamit dan undur diri berhubung waktu jum’atan tinggal menghitung menit.

Tanpa berfikir panjang, saya langsung mencari Mesjid terdekat. Beberapa lama kemudian terpikir ternyata mesjid yang sangat dekat tidak ada di daerah sekolah itu, akhirnya langsung menerawang target mesjid dekat kantor BRR Aceh – Nias. Dan alhamdulillah waktu pelaksanaan jum’at belum di mulai. Toh Malaikat masih berdiri di pintu mesjid. Seperti biasanya kita ke mesjid, shalat dan duduk menjadi kebiasaan yang mulia untuk mendengarkan khutbah.

Nah, inilah poin yang akan saya utarakan kali ini. Semenjak dua kali jum’at saya selalu mendapatkan tema tentang khutbah seputar kematian atau dengan kata lain alam barzah. Saya sadar bahwa ini adalah ketiga kalinya saya mendengar khutbah tentang prosesi berbagai macam tentang pulangnya kita ke pangkuan Allah (meninggal dunia).

Namun, versi kali ini memang berbeda berhubung sang khatib cukup energik dalam menyampaikan pesan singkatnya. Tema yang dibawa kali ini erat hubungan dengan kehidupan kita selaku umat Muhammad yang sering lupa akan keberkahan hidup ini sehingga kita juga melupakan akan sebuah makna hijrah (tahun baru Islam).

Memang kesempatan yang disampaikan khatib dalam isian khutbah pada kali itu tidak lupa menyangkutkannya dengan bulan Muharram 1429 H ini, dimana waktu yang membuat makin bertambah umur kita menjadi umpan balik juga yakni menjadi sebaliknya dimana hidup kita juga semakin dekat dengan kematian.

Hal menarik disini adalah sebuah contoh tentang 3 orang yang melimpahkan hartanya di jalan Allah, yang pertama orang yang memberikan seluruh hartanya untuk Mesjidil Haram, kedua orang yang menggaji/memberi upah semua orang yang membersihkan Mesjidil Haram dari pagi sampai malam dan yang ketiga adalah orang yang hijrah membawa agama Islam ke seluruh bagian dunia.

Begitulah kurang lebihnya, namun para sahabat menanyakan kepada Nabi. Ya Rasul diantara ketiga itu mana yang lebih besar pahalanya. Nabi menjawab, “wahai sahabatku semua amal itu besar pahalanya dan hanya Allah yang bisa menentukannya”. Maka atas pernyataan itulah turunnya wahyu Allah kepada baginda Rasul dalam sebuah ayat Al-Quran yang menyatakan (kurang lebihnya seperti ini) bahwa sebaik-baiknya amal yang dilakukan oleh umatmu Muhammad adalah membawa agama Islam (hijrah) dari Mekkah ke seluruh pelosok bumi ini. Jadi jelaslah bahwa orang-orang yang melakukan hijrah dijalan Allah (fisabilillah) akan memperoleh pahala yang luar biasa. Wallahu’alam

Walaupun kali ini saya tidak menekankan isi pesan dari khutbah tersebut, namun paling tidak dari tiga kali jum’at yang saya dapat berturut-turut ini bisa memberikan kekuatan bagi kita untuk tidak pernah berhenti mencari yang namanya amal sampai hayat menjumpai kita.[]

2 Responses

  1. Assalaamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakaatuh
    Salam kenal ya mas… Semoga sehat wal afiat selalu. Ah, saya dapat pencerahan di sini. Pemaknaan mengenai hijrah yang sangat baik…

    wa’alaikumsalam warahmatullahi wabarakaatuh
    salam kenal juga bung ram. Terima kasih bung ram telah mampir ke blog saya yang sederhana ini. Semoga ada ibrahnya.
    Mengenai hijrah itu asli saya dapat dari isi khutbah jum’at yang disampaikan oleh sang khatib

  2. […] hijrah dari yang tidak baik ke jalan yang lebih baik dan begitulah seterusnya (lihat postingan saya sebelumnya). Nah, kali ini juga hampir sama persis seperti postingan sebelumnya coba ada beberapa cerita yang […]

Komentar berisi spam dan SARA, tidak akan ditayangkan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: