• Kicauan Terakhir

    • RT @ompian: Melek internet rupanya tak terbatas bagi penderita gangguan jiwa, paket internet lebih penting daripada makan, katanya. 7 hours ago
    • RT @iloveaceh: Gajah Sumatera yang hidup di Hutan Leuser, merupakan Satwa yang harus dilindungi agar tetap terjaga kelestariannya #CareLeus7 hours ago
  • Baca Juga

  • Komentar Anda

    Aulia Fitri on Indonesia Bisa (Menang) di Wor…
    Mesin oven on Indonesia Bisa (Menang) di Wor…
    Aulia Fitri on The Light of Aceh – Caha…
    mengejarmimp1 on The Light of Aceh – Caha…
    androidtechnicia on Indonesia Bisa (Menang) di Wor…
    Safprada on Indonesia Bisa (Menang) di Wor…
    Aulia Fitri on Indonesia Bisa (Menang) di Wor…
  • Arsip

  • Kategori

  • Para netter yang doyan ke OWL

    Aulia87.wordpress.com website reputation
    MyFreeCopyright.com Registered & Protected

Pornografi dan Pornoaksi


pornografi

Ilustrasi: bagusjefftesavenes.blogdetik.com

PORNOGRAFI atau pornoaksi, sebuah penggalan kalimat yang selalu membuat publik jadi “membabi buta” (pro dan kontra). Sedikit mengutip dari sebuah RUU yang membicarakan hal tersebut, Pornografi adalah substansi dalam media atau alat komunikasi yang dibuat untuk menyampaikan gagasan-gagasan yang mengeksploitasi seksual, kecabulan, dan/atau erotika. Sedangkan pornoaksi adalah perbuatan mengeksploitasi seksual, kecabulan, dan/atau erotika dimuka umum.

Cukup berasalan dengan dua pernyataan diatas bahwa hal ini telah menjadi momok tersendiri akibat Indonesia sudah dicap menjadi negara nomor dua sebagai “surga” pornografi setelah Rusia. Mengutip lagi seperti yang ada di wikipedia yang menyatakan bahwa:

Rancangan Undang-Undang Antipornografi dan Pornoaksi, disingkat RUU APP adalah suatu rancangan produk hukum yang diusulkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia pada 14 Februari 2006. RUU yang berisi 11 bab dan 93 pasal pada rancangan pertamanya ini mengatur masalah pornografi dan pornoaksi di Indonesia. RUU ini dimaksudkan sebagai upaya mencegah berbagai bentuk kejahatan itu dalam kerangka menciptakan kehidupan yang bermoral.

Hal yang sangat substansial (walah apa ini), sebuah dasar (kerangka) yang menekankan bahwa sebuah aspek pencegahan agar tidak menularnya keganasan moral yang semakin hari patut kita bertekuk lutut.

Kenapa tidak? lihat saja 14 Februari 2007 sampai sekarang yang hampir menjali dua tahun lamanya belum menghasil sesuatu yang bisa dibanggakan. Betapa banyak seminar, diskusi, wacana dan segala macam membahas hal ini.

Namun, dimana letak action fact (jangan menggunakan istilah asing) bukti nyata yang bisa memberikan sebuah ketegasan bagi publik. Belum lagi dengan segelintir bahkan sekelompok orang yang terus menerus mencari uang lewat “bisnis” ini terutama dengan berbagai macam tayangan. Dan betapa banyak juga Media (elektronik/cetak, dsb) yang menebar aroma wewangian sesaat ini. Sayang sungguh disayang bila hal ini para anggota Dewan belum bisa mengambil KEPUTUSAN.[]

13 Responses

  1. yang jelas aktifitas pornografi n pornoaksi bukannya memanusiakan manusia tapi membinatangkan manusia… kalau itu di legalisasi apabedanya manusia dengan kambing, sapi, kerbau dll…bahkan lebih rendah dari itu kan………………….

  2. >>> iffah
    Hal seperti inilah yang sering orang luput dari pikirannya….

  3. Tolak Porno Aksi !

    Tolak Pornografi !

    Tolak UU Multitafsir !

    Tolak Kebijakan yang tidak memecahkan masalah !

  4. bagaimana mencegah terjadinya porno???

  5. >>> sodiq
    Mulai dari diri kita dulu kemudian sebarkan ajaran yang benar ke orang-orang disekitar kita (keluarga, teman, sahabat, masyarakat).

    Dan ikuti UU yang ada.

  6. Kita sedang ber re-evolusi ke jaman batu. Kalau teori Darwin benar, berarti kita bakal jadi monyet lagi … nguik nguik nguik.

  7. […] Posts Pornografi dan PornoaksiCore 2 Duo atau Dual CoreKenapa Dirimu Begitu Nak [NDPI]Business StakeholdersAnda Tahu Muslim […]

  8. Mungkin anggota dewan juga bermain di balik bisnis ini, kapan kelarnya?….🙂

    • entah kapan ini kelarnya😀

  9. aksi porno sudah mendarah daging karena bisnis ini sehat sekali undang2 hanya pembatas tetapi buktinya hiburan malam tetap bermunculan

    • kalau untuk hiburan malam, justru inilah kehidupan nyata yang ada disekitar kita😦

  10. sudah jadi tabiat manusia tuk menyukai hal2 yang berbau seperti ini… namun sadarkah mereka bahwa ada batasan antara status manusia dengan binatang?

    • tentu itulah, banyak yang luput. kadang manusia malah jauh lebih rendah dibawah derajat binatang😦

      semoga kita termasuk yang bisa menjaga diri!

Komentar berisi spam dan SARA, tidak akan ditayangkan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: