Universal Serial Bus (USB)


USB (Universal Serial Bus) mendukung dua kecepatan operasi, disebut low-speed (1.5 Mbps) dan full-speed (12 Mbps). Revisi terbaru pada spesifikasi bus (USB 2.0) memperkenalkan kecepatan operasi ketiga, disebut high-speed (480 Mbps). USB didesain untuk memenuhi beberapa tujuan:

  • Menyediakan system interkoneksi yang sederhana, low-cost, dan mudah digunakan yang dapat mengatasi kesulitan karena keterbatasan jumlah port I/O pada suatu computer.
  • Mengakomodasi karakteristik transfer data skala luas untuk perangkat I/O.
  • Meningkatkan kenyamanan user melalui mode operasi plug and play.

Batasan Port

Port parallel dan serial menyediakan titik koneksi general-purpose yang dapat digunakan untuk menghubungkan berbagai perangkat dari low-speed hingga medium speed ke komputer. Tujuan USB adalah untuk memungkinkan menambahkan sebanyak mungkin perangkat ke system computer setiap saat, tanpa membuka kontak komputer.

Karakteristik Perangkat

Jenis perangkat yang dapat dihubungkan ke komputer meliputi fungsionalitas dalam skala luas. Berbagai perangkat sederhana yang dapat dipasang ke komputer menghasilkan data dengan sifat yang sama- low-speed dan asynchronous.

Perangkat penyimpanan besar seperti harddisk dan cd-room menggunakan persyaratan yang berbeda. Perangkat tersebut adalah bagian dari hierarki memory computer. Koneksi perangkat tersebut ke computer harus menyediakan bandwidth transfer data setidaknya 40 atau 50 MB/s.

Plug-and-Play

Fitur plug and play berarti bahwa perangkat baru, seperti speaker tambahan dapat dihubungkan kapanpun pada saat system beroperasi. System mendeteksi keberadaan perangkat baru secara otomatis, menidentifikasi device-driver software yang tepat dari perangkat baru ini dan fasilitas baru yang diperlukan, dan bentuk alamat dan koneksi logika untuk meng-enable plug and play.

Persyaratan plug and play memiliki banyak implikasi pada semua tingkat dalam system. Salah satu tujuan utama dari desain USB adalah menyediakan kemampuan plug and play.

Arsitektur USB

Format transmisi serial telah dipilih untuk USB karena bus serial memenuhi persyaratan low-cost dan fleksibilitas. Informasi clock dan data di-encode bersama dan ditransmisikan sebagai sinyal tunggal.

USB beroperasi secara ketat pada basis polling. Suatu perangkat mengirim pesan hanya sebagai respon terhadap pesan poll dari host. Mode operasi yang dideskripsikan diatas digunakan untuk semua perangkat yang beroperasi baik pda berkecapatan rendah ataupun kecepatan penuh.

Standar USB menetapkan detail hardware interkoneksi USB dan juga organisasi dan persyaratan host software. Tujuan software USB adalah untuk menyediakan link komunikasi dua arah antara software aplikasi dan perangkat I/O.

Pengalamatan

Tiap perangkat pada USB, baik hub atau perangkat I/O, diberi alamat 7-bit. Suatu hub dapat dihubungkan dengan berapapun jumlah perangkat. Prosedur koneksi awal adalah fitur utama yang membantu memberikan pada USB kemampuan pulg-and-play-nya. Software tersebut dapat mengetahui bahwa suatu perangkat telah dihubungkan,membaca informasi tentang perankat tersebut. Pada saat suatu perangkat dimatikan, maka dilakukan prosedur yang mirip.

Protokol USB

Semua informasi yang ditransfer melalui USB diatur dalam paket, diman suatu paket terdiri dari satu atau lebih byte informasi. Informasi yang ditransfer pada USB dapat dibagi menjadi 2 kategori yang besar : control dan data. Paket control melakukan tugas seperti pengalamatan perangkat untuk menginisiasi transfer data, memberitahu data telah diterima dengan cepat. Paket data membawa informasi yang dikirim ke suatu perangkat.

Suatu paket yang terdiri dari satu field atau lebih berisi berbagai jenis informasi yang berbeda. Field pertama dari tiap paket disebut packet identifier, PID, yang mengidentifikasi tipe paket tersebut.

Isochronous Traffic Pada USB

Salah satu tujuan utama USB adalah mendukung transfer data isochronous, seperti sampled voice, dalam cara sederhana. Perangkat yang menghasilkan atau menerima data isochronous memerlukan referensi waktu untuk mengontrol proses sampling.

Persyaratan utama untuk isochronous traffic adalah timing yang konsisten. Data isochronous hanya diizinkan pada link full-speed dan high-speed. Untuk link high-speed, paket SOF diulang 8 kali pada interval yang setara dalam frame1-ms untuk menghasilkan 8 m.

Komentar berisi spam dan SARA, tidak akan ditayangkan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: