Ustazd Semesteran


Jum’at kali sungguh mengesankan para jamaah, dengan sedikit tawa terasa begitu memaknai walaupun itu tidak baik dalam keadaan khutbah jum’at. Ada 3 hal yang dipaparkan oleh sang khatib, bahwa banyak manusia yang sangat sering melupakan, meremehkan bahwa memangkas kekuasaan Allah tanpa tersengaja.

Ibarat contoh, sang khatib memberikan sedikit gambaran ketika banyak orang yang menanggapi bahwa maut, rezeki dan jodoh adalah kekuasaan Allah, namun dibalik itu semua ingatkah kita bahwa bukan hanya itu saja yang menjadi kekuasaan Allah melainkan semua yang ada di alam ini adalah bukti keberadaan Dzat yang menguasai seisi alam.

Selain itu sang khatib juga menyinggung sedikit mengenai keberadaan ustazd-ustazd selama bulan Ramadhan ini, yang lebih terkesan sebagai ustazd semesteran di berbagai stasiun TV.

Sampai O-Channel pun jadi objek khutbahnya, ada dua orang ustadz yang di O-Channel yang kebanyakan mengatakan bila ada sesi interaktif dengan para pemirsa TV, “semua masalah kembalikan kepada pribadi masing-masing menurut keyakinan dan serahkan saja kepada Allah,” tutur sang khatib. Nah, menurut sang khatib hal seperti ini merupakan sebuah pemunduran Islam yang bisa memecahkan akidah para umat di dunia ini.

Terangnya ada di surat Al Baqarah, lupa ayat berapa bila berminat silakan anda cari sendiri. Sebenarnya yang dikatakan oleh sang khatib ini memiliki kenyataan yang banyak diyakini oleh beberapa orang yang sempat mungkin terdengar, memang kemunculan ustadz semesteran ini hanya baru memiliki ilmu sebatas pengetahuan itu saja.

Namun, ada baiknya disini kita perlu tahu bahwa menjadi seorang yang memberikan nasehat maupun tausyiah yang berhubungan langsung dengan masalah-masalah kemaslahatan umat baik berhubungan langsung dengan ibadah maupun dengan ketauhidan harap benar-benar mengetahuinya dan mempelajarinya dengan sangat benar. Jangan hanya sebatas tahu saja, tanpa ada kekuatan yang bisa menguatnya dan tentunya kita tahu Al Qur’an dan Hadits adalah solusinya pedoman hidup ini. Wallahu’alam bish-shawab

2 Responses

  1. bagusa artikelnya semoga yang dimaksud di tulisan ini sempat nyasar dan baca artikel ini…

    • terima kasih mas, itu adalah khutbah jum’at yang pernah saya dapat dan sang khatib berani berkata karena fakta yang kita lihat kebanyakan seperti itu.🙂

Komentar berisi spam dan SARA, tidak akan ditayangkan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: