• Kicauan Terakhir

    • RT @ompian: Melek internet rupanya tak terbatas bagi penderita gangguan jiwa, paket internet lebih penting daripada makan, katanya. 7 hours ago
    • RT @iloveaceh: Gajah Sumatera yang hidup di Hutan Leuser, merupakan Satwa yang harus dilindungi agar tetap terjaga kelestariannya #CareLeus7 hours ago
  • Baca Juga

  • Komentar Anda

    Aulia Fitri on Indonesia Bisa (Menang) di Wor…
    Mesin oven on Indonesia Bisa (Menang) di Wor…
    Aulia Fitri on The Light of Aceh – Caha…
    mengejarmimp1 on The Light of Aceh – Caha…
    androidtechnicia on Indonesia Bisa (Menang) di Wor…
    Safprada on Indonesia Bisa (Menang) di Wor…
    Aulia Fitri on Indonesia Bisa (Menang) di Wor…
  • Arsip

  • Kategori

  • Para netter yang doyan ke OWL

    Aulia87.wordpress.com website reputation
    MyFreeCopyright.com Registered & Protected

Jangan Terpaku Dengan Investor


Gubernur Aceh Irwandi Yusuf yang belakangan ini masih berada di negeri Paman Sam (Amerika), kunjungan Gubernur ini dalam rangka melakukan kerjasama dengan para investor di negara adi kuasa. Tidak lepas dari itu, banyak kritikan keras yang kini terdengar tentang hubungan kerjasama yang sangat “getol” dilakukan oleh Irwandi selama enam bulan ini. Memang selama menjadi Gubernur, Irwandi banyak meninggalkan Aceh untuk keluar negeri dalam melakukan misi menggaet para investor asing agar mau berinvestasi di Aceh. Dalam kunjungan kali ini juga diikuti oleh berbagai pihak mulai dari rombongan Staf Ahli, Ketua Kadinda Aceh, Ketua Gapensi, Ketua Dekranas Aceh, Ketua IOO (Investor Outtread Office), mantan Menteri HAM, Direktur Pedang Pakat, Direktur Cahaya Pelita, pihak Pertamina dan rombongan lainnya.

Ada hal yang sangat menarik disini untuk bisa kita kaji, Irwandi menjalin hubungan investor dengan Georges Soros salah seorang konglomerat kaliber dunia kelahiran Hongaria keturunan Yahudi di Amerika Serikat. Soros yang kerap disapa ini, berencana akan menggarap dan menanamkan investasi dalam bidang perkebunan untuk kelapa sawit sekitar 20.000 Ha di wilayah Aceh yang dianggap cocok. Irwandi menyambut positif hal ini karena dengan adanya lahan tersebut paling tidak bisa menghidupi 2,5 ribu kepala keluarga di Aceh.

Siapakah sebenarnya George Soros itu, kenapa hal ini banyak timbul kritikan untuk Irwandi dalam membangun Aceh untuk sektor ekonomi. Soros adalah salah orang yang sangat berjaya di masa kepemimpinan Soeharto dulu sampai sekarang. Soros berhasil mengelabui Indonesia dengan mematahkan nilai mata uang rupiah pada masa Orde Baru yakni dari 2.200/dolar menjadi 16.700/dolar. Sungguh hal ini sangat merugikan Indonesia, sebagai contoh misalnya di Indonesia beredar uang sekitar 800 triliyun maka untuk harga dolar sekitar USD 363.636.363.636 sekarang menjadi USD 87.912.087.912 (dengan rate 9.100). Dengan arti kata Soros telah menjebol spekulasi nilai valas sekitar USD 275.724.275.724 atau Rp 2.509.090.909.090.910 sama dengan 2.500 triliyun lebih. Akibat hal tersebutlah World Bank, IMF dan ADB memaksakan nilai tukar bisa mengambang tanpa batas di Indonesia. Sehingga banyak perusahaan di Indonesia yang dikuasai oleh asing malah sampai beralih kepemilikan ke tangan asing. Bayangkan saja seperti PT Telkomsel, PT Telkom, PT Indosat, PT Inco, PT Aqua Golden Missisipi, Indofood, Indocement dan lain sebagainya telah berada dibawah kekuasaan asing. Maka beranjak dari itulah, maukah rakyat Aceh untuk bergeming dengan hal tersebut?, kita tahu bahwa banyak perusahaan yang ada di Aceh yang beskala nasional maupun internasional, tetapi bila investasi Soros berhasil sanggupkah para penguasa ini menanggung termasuk pemerintah sendiri.

Disinilah perlu semua pihak untuk melihat dengan jelas khususnya untuk para mahasiswa, cendikiawan, pebisnis dan semua unsur untuk bisa menelaah sejauh mana hal tersebut bisa terealisasi dengan baik, bila kenyataan yang sudah ada telah merusakkan Indonesia. Apakah Aceh ingin masuk ke lobang yang sama 2 kali? Sebenarnya banyak pertanyaan yang harus dijawab oleh Irwandi untuk hal ini kepada semua kalangan masyarakat Aceh terutama dalam menggaet para investor asing terlebih lagi untuk negara AS. Banyak kalangan yang mendukung langkah Irwandi ini untuk mendapat investasi dalam membangun Aceh, namun mengapa hubungan yang dijalin sangat minim ke negara-negara Islam seperti Iran, Arab Saudi atau negara Timur Tengah lainnya dan kelihatannya cuma negara Barat saja yang terekspos dipublik, kita tahu bahwa Aceh dengan penerapan syariat pasti cakap dengan Islam. Masih banyak negara Islam lainnya selain Malaysia yang mau melihat Aceh, ini bisa dilihat pada saat bantuan-bantuan yang pernah diberikan dulu saat musibah tsunami tanggal 26 Desember 2004 tiga tahun yang lalu.

Walaupun hanya pemberian modal yang dilakukan oleh pihak asing, tidak menutup kemungkinan bahwa hanya pada satu sektor tersebut mereka terus mengawasinya. Banyaknya pihak asing di Aceh memang sungguh diperhatikan, banyak hal yang terkait dengan keberadaan mereka. Sehingga dibutuhkan partisipasi semua elemen untuk bisa mengawasi tindak tanduk mereka termasuk dalam hal pendidikan, budaya, sosial dan juga agama. Dengan inilah paling tidaknya syariat Islam bisa terjaga dengan baik dan terus bekerjasama dengan semua elemen masyarakat Aceh agar jangan ada kesalahpahaman di suatu hari ini.

Komentar berisi spam dan SARA, tidak akan ditayangkan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: