Kenapa Dirimu Begitu Nak [NDPI]


Tidak lekang dari ingatan kita atas meninggalnya Praja IPDN Cliff Muntu, dalam aksi beberapa senioritas IPDN dalam mendidik para juniornya sampai membuat sebuah bencana besar dengan tragedi pengkroyokan yang tak bertuan.

Tak jauh dari masa yang berlalu IPDN telah banyak menyimpan isak tangis para korban dari mulai tahun 1992 sampai 2007 terutama dalam kasus pembunuhan. Seperti yang dikutip dari Antara News,

“Sejak tahun 1992 sudah ada tiga siswa yang meninggal karena kekerasan di kampus, yakni Eri Rahman tahun 1999-2000, Wahyu Hidayat 2002-2003 dan Cliff Muntu tahun 2007 ini,” kata I Nyoman Sumaryadi.

Tindakan ini merupakan sebuah perilaku yang sangat menyimpang dari sebuah institut pemerintahan yang secara kasar telah membuat citra kampus para pamong praja ini menjadi sebuah kebiasaan dalam hal kekerasan.

Tidak lepas dari 2 hari yang lalu, tragedi baru mencuat dari lembah Jatinangor Kab. Sumedang ini dengan melalukakan aksi pengkroyokan kepada seorang warga Jatinangor Wendi Budiman sampai meninggal oleh belasan “oknum” IPDN. Dengan adanya kasus ini membuat IPDN semakin terbrontak dari semua elemen dan kalangan masyarakat maupun mahasiswa lainnya seperti menguatnya isu pembubaran IPDN dan juga berbagai ancaman dari warga Jatinangor terhadap ribuan praja IPDN.

Itulah NDPI (IPDN), kenapa dirimu begitu nak? Salahkah bapak yang mengajarimu atau kah salah bunda untuk mengandungmu….

Komentar berisi spam dan SARA, tidak akan ditayangkan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: