Empat Hari Menghilang Jadi Mayat


Lhokseumawe, acehkita.com. Setelah empat hari menghilang, Muhammad Nazir, 21 tahun, pengemudi ojek warga Desa Pulo Iboh, Kuta Makmur, Aceh Utara ditemukan telah menjadi mayat. Jasadnya ditemukan di Desa Simpang Empat, Kecamatan Simpang Kramat, Senin (11/6). Korban langsung dikebumikan di kampung halamannya.

Muhammad Nazir sudah lama menjalani profesi sebagai tukang ojek rute Simpang Buloh – Cunda, Kecamatan Muara Dua Lhokseumawe dan ke Kecamatan Kuta Makmur. Karena dianggap ojek menjadi pekerjaan yang menjanjikan, orangtuanya menggantikan kenderaan dari sepeda motor merek Mocin menjadi jenis Honda Supra X 125. Motor yang masih berstatus kredit itu, ikut raib dalam kejadian tersebut.

Marlina, sepupu sepupu korban, menyebutkan dari sejumlah keterangan yang didapatnya, pada Jumat sore (8/6), Nazir mengantar seorang perempuan dan diikuti tiga pemuda berboncengan satu sepeda motor. Namun sampai menjelang pukul 22.00, Nazir belum muncul di rumah. “Biasanya magrib sudah pulang dari narik ojek,” sebutnya.

Upaya pencarian mulai dilakukan, menghubungi kawan seprofesi dan para keluarga. Namun hanya diperoleh keterangan bahwa dia mengantar seorang perempuan dengan tujuan Sido Muliyo yang berjarak lebih kurang 20 kilometer ke arah pegunungan.

Keluarga korban juga sempat terkejut dengan informasi yang berkembang, tentang temuan sepotong kepala manusia di desa Blang Kulam (Air Terjun Blang Kolam), 20 kilo meter dari desa korban. Namun setelah di-cek itu hanyalah isu. Bahkan isu itu beredar luas hingga masuk ke ponsel wartawan dan kepolisian Lhokseumawe.

Informasi selanjutnya baru diperoleh, ketika relawan PMI Aceh Utara menerima informasi tentang adanya mayat di dusun Cot Lha, Desa Simpang Empat. Kabar itu sampai ke telinga keluarga M.Nazir.

Sekitar pukul 17.00 Wib Mobil Ambulance PMI yang membawa jenazah yang sudah mulai menebar bau tiba di kamar jenazah RSUD Cut Meutia Lhokseumawe. ”Kami coba cari tau siapa mayat tersebut ternyata setelah saya liat baju dan muka dari mayat, itu adik kami,” ujar Marlina.

Berdasarkan hasil visum petugas medis RSUD Cut Mutia, korban mengalami luka robek di bagian leher kanan. Lebar luka diperkirakan sekitar 10 sentimeter, dengan kedalaman 3 sentimeter. Kulit korban tergelupas, diperkirakan korban meninggal sekitar empat hari lalu.

Sementara itu Kasat Reskrim, AKP Bambang Eko Subandono kepada wartawan, mengakui sudah mengetahui tentang adanya temuan mayat tersebut. Namun pihaknya untuk sementara waktu masih butuh waktu untuk mempelajari motif dan pelakunya. [adw]

Komentar berisi spam dan SARA, tidak akan ditayangkan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: