Epilog sebuah permulaan (cont.)


Tepatnya semalam tanggal 15 Mei, akhir secara informalitas Dept. Syi’ar telah melepaskan semua kenangannya selama setahun kebelakang dengan penuh rasa kebersamaan…Kata-kata telah terucapkan dari masing-masing staf Dept. Syi’ar yang hadir, mungkin tak dapat dipungkiri sebuah hal dengan penuh rasa ukhuwah dalam berjuang selama setahun yang silam. Perjuangan demi perjuangan telah terlalui termasuk dimalam itu juga, perjuangan untuk menghabiskan ABBR (eheemmm…).

Ada sesuatu yang perlu lagi diformulasikan untuk kedepan yakni keterbukaan antara sesama untuk saling lebih terwujudnya sebuah rasa kekeluargaan dan bahu membahu dalam menjalankan sebuah amanah. Jangan jadikan ini sebuah kemunduran bagi sebuah permulaan, tapi jadikan ini sebuah kelanjutan dari episode yang sebelumnya.

Hidup ini untuk terus berjuang dan jadikan semua ini sebagai ladang amal bagi kita untuk menghadap sang Pencipta, kapan pun itu…karena esok adalah rahasia…

Komentar berisi spam dan SARA, tidak akan ditayangkan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: