• Kicauan Terakhir

  • Baca Juga

  • Komentar Anda

    lia alfiah on Begini Cara Laporkan Konten Bl…
    cipto on Ketika #Pesona10001Saman Gayo…
    Sejarah Islam on Ketika #Pesona10001Saman Gayo…
    Hanie Lim on Ketika #Pesona10001Saman Gayo…
    funsharetips on 10 April, Sejarah Masjid Raya…
    bisnis moment on Menunggu Kepastian Dihelatnya…
    bangwinpr on Satu Dekade Masih dengan Seman…
  • Arsip

  • Kategori

  • Para netter yang doyan ke OWL

    Aulia87.wordpress.com website reputation
    MyFreeCopyright.com Registered & Protected

  • Advertisements

Hari ini kuterjaga lagi…(part. 2/2)


Ntar lagi ada quiz jarkom tapi posting dulu ah…

Di saat memilih dan melaksanakan suatu pekerjaan dan tindakan, kiranya patut dipertimbangkan secara objektif dimensi waktunya. Tuhan adalah penguasa waktu yang sesungguhnya, dan manusia hanya bisa menyikapi waktu sampai batas-batas tertentu saja karena waktu itu relatif. Perlu kesadaran memang bahwa wakrtu yang sementara yang kita pergunakan dan ada yang pasti (ditentukan). Contohnya adalah antara tidur dan mati, hanya ada perbedaan tipis saat tidur, dimana jiwa dipegang oleh Tuhan, lalu dilepaskan kembali. Sedangkan, jika jiwa dipegang namun tidak dilepaskan kembali, itulah yang disebut dengan kematian.

Ada rahasia yang tidak bisa ditembus mengantar seseorang untuk lebih menghargai, memberi arti pada setiap ruang dan waktu yang diberikan-Nya sebagai kesempatan, amanah, kepercayaan yang selalu terkait dengan pertanggungjawaban, walaupun sekecil atau sesederhana apa pun.

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu.” (QS 2:216)

Menyadari bahwa ada rahasia yang tidak bisa ditembus adalah pilihan sikap dan tindakan yang cerdas, ketika kita mau meyakini dan belajar menerima akan adanya Kekuasaan Mutlak sebagai penentu akhir, atas hasil apa pun atau segala yang telah diupayakan dengan benar. Hadapi perubahan, tantangan dan hambatan dengan kesiapan menyesuaikan setiap langkah, disertai kesungguhan untuk terus melakukan perbaikan nyata. Dan satu kata bersyukurlah karena pada hari ini kuterjaga lagi…
Advertisements

One Response

  1. tes masak jaga melulu sih..

Komentar berisi spam dan SARA, tidak akan ditayangkan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: