My Hometown is Fire yesterday


Bireuen, acehkita.com. Sebanyak sembilan unit toko berkonstruksi papan di Kota Matangglumpang Dua, Kecamatan Peusangan, Bireuen, habis dilalap api, Sabtu (24/2) malam. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.50 tersebut, membuat pemilik bangunan dan warga sekitar panik. Api yang begitu cepat menjalar membuat para pemilik toko tidak sempat menyelamatkan barang-barang mereka. Namun, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Deretan toko yang berada di Jalan Al-Muslim, yang persis berada di seberang jalan depan kampus Al-Muslim Peusangan tersebut, baru berhasil dipadamkan apinya sekitar pukul 21.30, setelah tiga unit armada pemadam kebakaran dan satu unit mobil tangki air milik Pemkab Bireuen bekerja keras memadamkan api.

“Mobil pemadam baru tiba di lokasi kejadian dua puluh menit setelah api menjalar kesemua bangunan toko,” kata Nasruddin, salah seorang warga Keude Matangglumpang Dua pada acehkita.com di lokasi kejadian.

Ridwan (26), salah seorang warga sekitar lokasi kejadian mengaku mendengar sebanyak tiga kali suara ledakan besar, yang sepertinya berasal dari tabung gas dari salah satu toko penjual tabung gas.

Sedangkan aliran listrik ke sekitar lokasi kejadian, diputuskan oleh petugas PLN, sehingga hanya api yang membumbung sekitar lima meter di udara menjadi penerangan, sebelum berhasil dipadamkan. Sampai berita ini ditulis, belum diketahui asal api.

Kapolsek Peusangan, Ipda Setiaman yang turun langsung ke lokasi kejadian yang berada di Desa Paya Cut itu, membenarkan adanya kebakaran. Namun, Setiaman juga belum bisa memberikan keterangan dari mana api berasal. “Karena semuanya masih panic, dan tegang, sehingga pihak polisi belum bisa mengorek keterangan detil dari para pemilik toko yang terbakar,” katanya seraya menambahkan pihaknya juga belum berhasil mendata nama-nama pemilik bangunan.

Menurut perkiraan sementara, kerugian akibat kebakaran itu, mencapai Rp 1,5 miliar lebih. Dari sembilan unit toko yang musnah dimangsa api itu, di antaranya terdapat toko bahan bakar minyak (BBM), kelontong, bengkel, sembako, wartel, dan warung kopi.

Akhir tahun lalu, pada awal November 2006 lalu, sebanyak 12 unit bangunan toko kontruksi kayu di pajak Kota Matangglumpang Dua, yang hanya berjarak sekitar 50 meter dari lokasi kejadian ini, juga terbakar. [dzie]

Komentar berisi spam dan SARA, tidak akan ditayangkan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: