Makam Tgk Di Cantek, Terlantarkan Begitu Saja!


Makam Tgk Di Cantek Desa Baet, Kecamatan Baitussalam - Aceh Besar

TAK ada tanda-tanda yang jelas, hanya berawal dari berbagi informasi sesama blogger dan akhirnya menemukan salah satu makam, atau maaf cakap kuburan Tgk Di Cantek Baet, tepatnya berada di desa Baet, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar.

Jika kita melintasi jalan Banda Aceh ke Krueng Raya, tidak jauh dari jembatan Krueng Cut tersebut ke depan sekitar 500 meter tepatnya di sebelah kiri bahu jalan akan terlihat dua buah pamflet.

Di salah satu pamflet bertuliskan “Peninggalan Sejarah dan Purbakala..” dan satunya lagi adalah “Makam Tgk Di Cantek Desa Baet..” yang saling berdekatan.

Awalnya saya sempat salah jalan, melewati dan menyusuri krueng (sungai) yang mengarah ke Alue Naga, dan akhirnya saya konfirmasi ulang kepada salah satu teman blogger/media yang sempat mengabarkan tempat tersebut, bahwa TKP-nya bukan disana. :D Continue reading

Mengenal Teungku Dianjong di Peulanggahan


Silsilah Tgk Dianjong

Silsilah Tgk Dianjong yang berada di samping pintu masuk makam (Dok. Pribadi)

MATAHARI pagi itu masih menyengat saja, inilah Aceh pukul 9 pagi cuaca berawan masih tetap menerangi langit negeri para raja. Tepat 27 Desember, masyarakat Gampong Peulanggahan memperingati 7 tahun musibah gempa dan tsunami.

Pada tanggal 27 Desember ini juga, dimana Sultan Iskandar Muda wafat diumur yang masih muda 43 tahun. Kini 375 tahun sudah sultan yang dikenal seantero dunia tersebut mangkat dan meninggalkan begitu banyak sejarah bagi generasinya. Walaupun akhirnya banyak generasi muda-mudi yang luput dengan tanggal wafatnya beliau, yaitu 27 Desember 1636 Masehi atau bertepatan 29 Ra’jab 1046 Hijriyah.

Tapi ini bukan kisah sang raja, karena ada sebuah kisah yang tidak jauh dari abad itu. Sekitar abad ke-18 pada masa pemerintahan Sultan Alaiddin Mahmud Syah (1760-1791). Seorang ulama dari Timur Tengah yang bernama lengkap Sayyid Abubakar Husein Bafaqih atau juga sering disebut dengan Syaikh Abubakar bin Husein Bafaqih yang kini dikenal dengan Teungku Dianjong datang membawa ajaran Islam untuk masyarakat di Kutaradja. Continue reading

Diam Bukan Berarti Tidak Ada Jawaban


singa vs anjing ilustrasi dari 500px.com

SABAN hari belakangan ini saya membuka Twitter, mungkin bisa dibilang terhitung sejak malam minggu (10/12) mencoba melihat perkembangan yang ada di linimasa yang penuh hiruk pikuk beragam lintasan kicauan.

Sayang beribu sayang, dimana tanah saya pijak sekarang (Aceh, -red) membanjiri saluran (channel) di Twitter. Padahal lazimnya setiap hari saya selalu sempatkan waktu mengecek saluran pembicaraan/informasi dari seluruh dunia, namun entah kenapa beberapa hari belakangan sampai tulisan ini saya buat memberikan kesan bahwa ada yang tidak beres.

Entah saya yang kurang paham, entah orang lain yang sibuk dengan urusan dunia. Saya pun melihat perkembangan yang bernama berita, disana pun aliran begitu keras dan semakin menjadi atau bisa dibilang lebay seperti kata anak ABG dewasa ini. Continue reading

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,169 other followers

%d bloggers like this: