“Bahaya Dalam Gengaman”


Possible social mediaDALAM sebuah tayangan di televisi swasta beberapa hari lalu, pada program khusus sempat mengangkat soal topik yang persis seperti judul di atas, yakni “Bahaya Dalam Gengaman” dan jelas sekali bahwa isu ini memang tidak ada batas basinya.

Dengan hanya melihat beberapa cuplikan dari tayangan tersebut atau bisa saya sebutkan sekilas, saya menangkap bahwa program yang memang menyebutkan kata-kata gengaman ini tak lain adalah tamsilan untuk gadget atau ponsel yang sehari-hari kita gunakan. Continue reading

‘Look Up’ Learning the Art of Simple Conversation


party conversation?JUDUL tulisan ini memang full english, tapi sebenarnya ini bukanlah sebuah tulisan panjang lebar berbahasa Inggris. Hanya saja hasil silaturrahmi (blogwalking) saya ke sejumlah blog dalam dan luar negeri yang akhirnya entah berantah menjumpai sebuah video pendek garapan dari Gary Turk yang berjudul ‘Look Up’.

Apa yang menarik dari video Gary ini? Sebenarnya jawabannya itu ada di judul tulisan ini. Video yang telah ditonton 30 juta lebih di YouTube tersebut membawa kita pada sebuah puncak masalah, dimana tren dan juga perkembangan teknologi membuat bias akan pentingnya komunikasi yang sebenarnya (face to face). Simak Video dari Gary

Kisah Mbah Asrori, dari Facebook hingga Masuk TV


Mbah Asrori dari status Facebook hingga masuk TVINI adalah kisah bahagia, sebuah cerita yang terpaut satu bulan lalu. Mbah Asrori, begitulah kakek yang berusia 91 tahun tersebut mulai banyak dikenal oleh publik yang berawal dari sebuah status di Facebook hingga masuk TV, the power of social media. Bagaimana kisahnya?

Sudah Atur Privasi di Facebook Belum?


Ilustrasi dari monitoringsoftwareblog.com TEKNOLOGI terus berotasi mirip seperti bumi yang berputar, terkadang pengguna teknologi tidak pernah mau melek dengan apa yang digunakannya itu.

Mungkin saja pengguna yang baru masih awam dengan itu semua, tapi apa jadinya dengan pengguna yang telah lama menggunakan teknologi (2-4 tahun), baik itu perangkatnya sendiri sampai dengan layanan yang ada sekarang ini. Continue reading

Ini Alasan Twitter Tidak Bolehkan Kirim Tautan lewat DM


twitter blokir pengirim link di DMADA sejumlah pertanyaan yang masuk ke saya terkait urusan direct message (DM) Twitter yang tidak membolehkan lagi pengguna untuk saling mengirim link ke pengguna lainnya yang saling mengikuti (following).

Saya pun menyadari hal tersebut pun baru-baru ini, walaupun konon Twitter sudah memberlakukan aturan sementara tersebut sejak Oktober 2013 lalu. Dari hasil temuan saya, termasuk apa yang disebutkan Twitter secara resmi disini (restrukturisasi), tak lebih dari hal-hal menganggu pengguna akibat banyaknya beredar tautan-tautan (links) yang masuk ke inbox (DM) sehingga mencegah terjadinya aksi spamming dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

We’re restructuring back-end elements of our direct message system. As a result, users may be unable to send some URLs in direct messages. We apologize for the inconvenience,” tulis Twitter dalam laman bantuannya tersebut. Continue reading

Lihat dan Laporkan Pelanggaran di Sosial Media


FACEBOOK bukan lagi fenomena yang wah di tahun ini disaat begitu menjamurnya sosial media atau jejaring sosial, karena beberapa layanan komunikasi instan ini pun terlihat sangat berbeda dari tahun ke tahun. Bukan saja dari fitur yang dihadirkan, melainkan juga dari sisi pengguna yang semakin bebas dan yang paling mengejutkan adalah pelanggaran etika kerap terjadi. Continue reading

Bisnis Jual Beli Followers itu Murah Kok!


Ilustrasi dari www.onsecrethunt.comMENDENGAR kata followers (pengikut) berarti identik dengan mainan kicauan mikroblog Twitter. Situs yang kini masih menjadi konsumsi penikmat gadget atau smartphone masih terus bertahan ditengah derasnya arus informasi yang ada. Continue reading

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,474 other followers

%d bloggers like this: