Mahasiswa Plus Sutradara


Aksi di depan DPR

Bentrok antara mahasiswa dengan polisi kembali terulang, Rabu (25/6) malam. Aksi kurang simpatik dilakukan mahasiswa dengan merusak pos Polantas Bundaran Senayan, Jakarta Selatan. Polisi menangkap seorang demonstran.

Pemukulan serta penangkapan oleh polisi membuat mahasiswa tidak tinggal diam. Dalam jumlah yang lebih banyak, gabungan mahasiswa se-Jabotabek muncul dan balik menyerang polisi. Saling lempar batu, botol, dan tembakan gas air mata pun tak bisa dihindarkan.

Bentrokan baru berhenti setelah polisi mundur dan mahasiswa berhenti melakukan serangan. Demonstrasi dilakukan mahasiswa terkait dengan peristiwa kematian aktivis Univeritas Nasional Maftuh Fauzi beberapa waktu lalu.

Itulah berita yang diturunkan oleh Liputan6.com, kalau berbicara masalah ini sebenarnya sudah mengalami masa kadarluarsa alias basi. Kenapa begitu? anda yang sering mendengar dan melihat berita di berbagai media tentu punyai alasan. Continue reading

Buat Apa 10 Tahun Reformasi?


Siapa yang tidak ingat dengan peristiwa 12 Mei 1998, sepuluh tahun yang lalu telah menjadi saksi pergerakan mahasiswa nasional bagi bangsa Indonesia. Saya sendiri pun tidak begitu mengerti dengan masa itu, disaat rezim yang begitu “kejamnya” bangsa ini bisa dilumpuhkan oleh mereka-mereka pahlawan muda yang berstatus mahasiswa.

Mereka sering disebut sebagai aktivis bahkan orang yang nomor satu yang begitu peduli dengan nasib rakyat dibandingkan para wakil rakyat di gedung senayan, ketika rakyat diguncang dengan isu dan kebijakan-kebijakan pemerintah yang tidak “pilih kasih”, aksi turun jalan menjadi pilihan untuk bersuara demi kata hati rakyat. Banyak referensi yang mungkin anda bisa membacanya diberbagai sumber-sumber yang teruji dengan kevalidasiannya. Continue reading

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,366 other followers

%d bloggers like this: