Berbicara LSM, tentu hal yang mudah. Tinggal anda menyebutkan berapa banyak LSM yang sudah anda kenal selama ini. Inilah suatu cerita baru hari ini yang mewarnai hari saya ketika lagi browsing di Sekre. Tepat jam 14.45 WIB, saya di datangi oleh dua orang pensurvei tentang keberadaan LSM di Indonesia. Wah, sebuah hal tidak diduga-duga. Pertama mikir cuma sekedar polling saja, ternyata survei beneran tentang “kelangsunga” hidup LSM di Indonesia.
Tentu berawal dari perkenalan dengan para survertor, nama, umur dan pekerjaan. Terus berlanjutlah kebeberapa pertanyaan yang sekilas kita hanya bisa mendengar jelas-jelas tentang pandangan LSM di mata publik atau lebih akrab disebut dengan masyarakat.
Disini hanya ada satu LSM yang paling getol saya ingat di kepala yakni Gerak (Gerakan Anti Korupsi), berhubung selama ini saya sering melihat/mengamati kondisi BRR (Badan Rehabilitas dan Rekonstruksi) yang selalu mendapat “hadiah” komentar dari pihak Gerak dengan berbagai kasus yang selama ini melanda. Nah, terus sang surveyor menanyakan “tolong dan coba anda sebutkan nama-nama LSM yang anda ketahui selama ini?”, jelas jawabannya kompak dengan GERAK, terus saya lupa dengan nama-nama LSM yang lain seperti Kontras, LBH, WALHI dan sejenisnya. Namun pas dikasih option oleh surveyor, saya langsung ingat. Wah, ternyata kepala ini mentok amat sama Gerak doang.
Terus melanjut ke pertanyaan demi pertanyaan, disini saya disuruh menjawab setuju atau tidak dengan pertanyaan”Transparankah LSM kepada masyarakat dalam hal pendanaan mereka selama ini khususnya untuk menjalankan lembaganya?”, bingung dan terus memikir (transparan gak ya?). Lalu dengan sedikit merendah, saya menjawab “transparan”. Dengan pertanyaan yang sama, diteruskan juga “apakah sepenuhnya pendanaan LSM harus diberitahu kepada publik/masyarakat?”, saya menjawab “tidak sepenuhnya” tergantung kondisi dari lembaga itu sendiri.
Hampir sepuluh menit survei ini berlangsung dengan berbagai pertanyaan “simpel”, dan dapat saya simpulkan bahwa LSM di Indonesia masih butuh perhatian semua rakyat. Dan saat saya menulis ini Gempa kembali mengunjang di pulau barat Indonesia (Aceh) dengan kekuatan 6 – 7 skala richter.
Like this:
Like Loading...
Filed under: Aceh Hari Ini, Ekstrakurikuler, Kampus | Tagged: BRR, Gerak, Indonesia, Kontras, LBH, LSM, Rehabilitasi, Rekonstruksi, WALHI | 1 Comment »