Lewat ‘Salam’, Kita Diajarkan Arti Sebuah Kedamaian


salam

KETIKA kita belum banyak tahu, kita akan mencari tahu. Nah, begitulah yang sering terjadi disaat kemampuan kita terbatas, padahal kapasitas input yang bisa kita terima belum tentu bisa muat lebih banyak dalam menerapkannya.

Jum’at (5 September) kemarin, khutbahnya memang terbilang familiar, karena apa? karena topik itu tentang salam. Salam ini dalam artian sebagai tanda akhir dari pelaksanaan shalat dan salam pada umumnya. Continue reading

Ngedakwah itu Gak Cuma Tugas Da’i Lho


Ukhuwah dan Dakwah

MENDENGAR kata dakwah mungkin bagi sebagian kita sudah membayangkan seseorang naik mimbar, podium, panggung lalu berbicara di depan orang banyak.

Ya, mungkin itulah sebuah opini pemikiran yang lazim kita temukan sekarang. Atau pun istilah ngetren sekarang, ada ustadz gaul, ustadz cinta, dan sebagainya (aduh ntah apa itu).

Tapi disini bukan mau ngedikte para pembaca kok, judul di atas memang nyentrik dengan harapan setelah membaca ini bisa menjadi konstruksi pemikiran dan wawasan kita tua dan muda untuk mengenal dan lebih dekat dalam berdakwah. Continue reading

Muharram, Satu dari Empat Bulan Haram


Muharram

Ilustrasi oleh iswandibanna.com

TAK terasa seiring berputar waktu, bulan dilangit pun menuntun garis edarnya dengan segala kuasa dan karya Maha Agung, tepatnya Minggu (27/11) yang lalu kita pun memasuki tahun baru 1 Muharram 1433 H.

Berbicara masalah waktu, memang sering membuat kita tanpa sadar terlewatkan. Dan seiring waktu itu pula umurnya kita bertambah serta tak kurang jatah kita untuk berada di dunia yang serba fana ini pun makin mendekati ke alam berikutnya.

Pada hari jum’at (25/11) beberapa waktu lalu sempat mengingat beberapa petikan dari isi khutbah, dimana sang khatib kembali memberikan sebuah nasehat yang tentunya menyambut tahun baru yang sarat kita peringati sesuai dengan ketentuan yang telah banyak dicontohkan dalam Al-Qur’an maupun sunnah. Continue reading

Do’a Yang Tanpa Hijab


Ilustrasi hijabDALAM sehari semalam, bagi kita yang muslim akan terus berada dalam indahnya bertemu dengan sang Pencipta minimal lima kali, namun belum lagi jika ibadah yang sunnah lain kita kerjakan.

Bertepatan dengan bulan Ramadhan, seluruh pintu kebaikan untuk memperbanyak amal sangat terbuka, dari mulai amal yang sunnah diganjar dengan pahala yang wajib, keutamaan-keutamaan dalam berpuasa bahkan dengan do’a-do’a yang senantiasa akan diijabah oleh Allah SWT.

Nabi Musa dengan segala mukjizat yang telah diberikan Allah, baik itu diberikan kemudahan untuk menyembuhkan orang yang sakit, menghidupkan orang yang sudah meninggal bahkan sekali pun bisa berbicara dengan Allah SWT, walaupun pembicaraannya itu terhalang dengan tujuh pulu ribu hijab (pembatas). Continue reading

Mereka Bilang Liberal


liberal dictionary

image by blog.beliefnet.com

Cerita yang berlalu di hari jum’at telah ku tepis dengan sebuah coretan untuk mengingatkan bahwa tulisan ini sebenarnya sudah kepublish, namun sayang hilang begitu saya akibat faktor x dan y serta z .

Berikut kutipan yang kutulis sementara di halaman Mereka Bilang Liberal, menunggu update sebenarnya.

Sudah capek nulis panjang-panjang eh si browser malah ngadat, jadi hilang deh tulisan saya yang ‘bagus’ ini. :D

Kapan-kapan nulis lagi deh, gak dikomentarin juga gak apa-apa. Kecewa saya, sebenarnya sudah bisa kesimpan di draft, inilah cobaan. Sabar dan sabar!!!

Intinya sih cuma mau bilang kalau liberal itu gak gampang, butuh pengorbanan dunia akhirat untuk mempertanggungjawabkannya (kosa kata yang panjang).

Tulisan ini memang tidak jarang telah banyak beredar di berbagai media online, ada yang mengkritisi bahkan mengejek serta mengganggap diri paling hebat di antara umat yang lain. Continue reading

Kaum Yang Hilang Akibat Dosanya


Laut Mati

Ilustrasi: Google Images

Baru kali ini menyempatkan kembali waktu untuk menulis sebuah uraian singkat dari apa yang saya lewati jum’at (16/01) yang lalu, maklum keadaan dan waktu serta kesempatan yang ada untuk mempublikasikan tulisan singkat yang mungkin serba kekuragan ini tidak begitu mendukung.

Mari kita lihat apa yang menjadi topik penting khutbah jum’at kali ini disaat saya masih berada dalam suasana menikmati liburan akhir semester ini.

Satu potong ayat Al Qur’an yang berada pada juz ketujuh yakni surat Al An’aam ayat ke 6 yang mempunyai arti “Apakah mereka tidak memperhatikan berapa banyaknya generasi-generasi yang telah Kami binasakan sebelum mereka, padahal (generasi itu) telah Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi, yaitu keteguhan yang belum pernah Kami berikan kepadamu dan Kami curahkan hujan yang lebat atas mereka dan Kami jadikan sungai-sungai mengalir di bawah mereka, kemudian Kami binasakan mereka karena dosa mereka sendiri dan Kami ciptakan sesudah mereka generasi yang lain.”

Bisa dibaca lagi >>>

Tiga ‘Is’


renungan

Ilustrasi: Google Images

Tiga ‘Is’ bukan merupakan ejaan bahasa Inggris, tapi melainkan sebuah khutbah singkat jum’at yang sebenarnya sudah lama ingin saya tulis. Karena berbentur dengan waktu serta padatnya kegiatan lain, maka baru kali ini saya sempatkan diri untuk menulisnya.

Langsung saja mengenai apa sih itu Tiga ‘Is’, Is pertama adalah Istighfar, seperti yang saya kutip dalam wikipedia mempunyai pengertian tindakan meminta maaf atau memohon keampunan dari Allah. Hal ini adalah salah satu bagian yang penting dalam Islam. Tindakan ini pada umumnya dilakukan dengan mengulangkan perkataan Arab astaghfirullah, yang bermakna “Saya meminta keampunan Allah“. Continue reading

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,454 other followers

%d bloggers like this: