Diam Bukan Berarti Tidak Ada Jawaban


singa vs anjing ilustrasi dari 500px.com

SABAN hari belakangan ini saya membuka Twitter, mungkin bisa dibilang terhitung sejak malam minggu (10/12) mencoba melihat perkembangan yang ada di linimasa yang penuh hiruk pikuk beragam lintasan kicauan.

Sayang beribu sayang, dimana tanah saya pijak sekarang (Aceh, -red) membanjiri saluran (channel) di Twitter. Padahal lazimnya setiap hari saya selalu sempatkan waktu mengecek saluran pembicaraan/informasi dari seluruh dunia, namun entah kenapa beberapa hari belakangan sampai tulisan ini saya buat memberikan kesan bahwa ada yang tidak beres.

Entah saya yang kurang paham, entah orang lain yang sibuk dengan urusan dunia. Saya pun melihat perkembangan yang bernama berita, disana pun aliran begitu keras dan semakin menjadi atau bisa dibilang lebay seperti kata anak ABG dewasa ini. (more…)

Lewat Jejaring Sosial, Cut Dewi Ungkap Siapa Cut Farah


Ilustrasi oleh littlemikhael.wordpress.com

SUDAH lama sekali tidak menulis dengan kategori “pulitek” politisasi di blog ini, tapi sebuah tulisan yang bertebaran di jejaring sosial membuat saya harus membaca sekilas demi sekilas, karena jika serius saya bukan ahli untuk hal politik. :D

Apa yang terjadi di Aceh saat ini menurut beberapa blogger dalam status “hot”, begitulah kata salah seorang panglima blogger Aceh regional VI yang tidak bisa disebut namanya.

Alhasil peran media dalam pemberitaan pemilukada Aceh pun sangat jor-joran dengan beragam informasi yang bisa kita temukan dihampir seluruh media massa cetak/online baik lokal dan nasional, tentunya dengan beragam pandangan dan beragam cara.

Kepopuleran jejaring sosial memang saat ini begitu mewabah, wabil khusus di Aceh. Begitu banyak akun para politisi bermunculan disaat sedang “hot” seperti ini, walaupun terlihat dibalik layar akun tersebut bukannya mereka sendiri yang mengelola melainkan tim (ada juga yang dikelola secara pribadi). (more…)

Selamat Hari Jadi Wikipedia Bahsa Aceh


Logo Wikipedia Bahsa Aceh (Ensiklopedia Bibeueh)

Banyak yang tidak tahu ada apa dengan tanggal 13 Agustus kemarin, namun Wikipedia telah mencatat sebagai hari lahirnya sebuah ensiklopedia yang berbahasa pengantar Aceh atau disebut Wikipedia Bahsa Aceh (WBA) yang beramat di http://ace.wikipedia.org.

Tepat berumur 2 tahun, WBA kini seperti mati suri. Tidak ada lagi perkembangan yang begitu signifikan.

Sebelumnya juga sempat dilansir dari berbagai media menyebutkan pengguna dan kontributor Wikipedia secara keseluruhan drastis menurun dan hilang. Founder Wikipedia, Jimmy Wales mengaku, apa yang ada di Wikipedia saat ini memang banyak panduan editorial yang tidak mampu ditembus oleh para kontributor atau penulis.

“Banyak yang kompleks. Ada banyak panduan editorial yang tidak bisa ditembus oleh user baru,” kata Wales seperti dilansir oleh Pelita Online. (more…)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 972 other followers

%d bloggers like this: