Diantara Persimpangan Jalan Aceh Bisa “Merdeka”


peta aceh jaman belanda

image by angefriet.net

ADA sebuah buku yang saya baca, ditulis oleh Kolonel (CZI) Syarifuddin Tippe, SIP, MSi mantan Danrem 012/Teuku Umar Banda Aceh yang bertugas sejak tahun 1999. Buku yang berjudul “Aceh di Persimpangan Jalan” menjadi salah satu dari sekian banyak literatur sejarah dalam mengukir cerita Aceh dari masa ke masa.

Sebuah ungkapan dalam buku tersebut, beliau kutip dari buku Perang Aceh (Aceh Orloog) karangan seorang Belanda, Van de Vier yang berbunyi “Orang Aceh dapat dibunuh, tetapi tidak dapat ditaklukkan”, selain itu dalam halaman yang sama penulis juga mengutip pepatah Aceh, “Tembaklah hati orang Aceh, jangan tembak kepalanya.”

Memang cukup menarik bila kita mengikuti sejarah demi sejarah dari Aceh sejak awal ditemukan oleh para penjelajah dari berbagai belahan dunia sampai Aceh yang kita lihat sekarang ini. Sungguh merupakan sebuah kebesaran jika sebuah bangsa ini diurutkan sejarahnya menjadi sebuah harga mati dari apa yang telah dilakukan oleh para pendahulu untuk mewariskan negerinya bagi segenap anak cucunya hingga bisa merasakan apa telah terlewati sejak dulu.

Beberapa hal menarik dari buku tersebut memang terungkap dalam perjalanan konflik Aceh, semasa beliau (Syarifuddin Tippe, -red) bertugas di Aceh dari sejak masa puncak-puncaknya pergolakan yang sangat luar biasa tahun 1999. Dalam buku ini penulis tidak hanya melihat masalah dari sisi pribadi sebagai seorang abdi negara melainkan juga dari sudut pandangan lain yang ikut melibatkan berbagai unsur baik ulama, tokoh intelektual muda juga kelompok perempuan.

Penulis juga mengakui bahwa tulisan yang dibukukannya ini tidak semata-mata diilhami dari kegetiran penulis melihat sikap apatis dan skeptis masyarakat terhadap institusi Pemerintah Pusat – Jakarta, melainkan juga secuil sumbangan pemikiran untuk memunculkan wacana dalam memetakan persoalan dari sudut pandangan yang berbeda-beda.

Dari berbagai uraian yang saya baca dalam buku ini memang mencerminkan bahwa, si penulis mencoba mengungkapkan hubungan Aceh dari awal sejarah dan juga hubungan dengan Indonesia dalam hal rekonsiliasi, pemecahan masalah dari berbagi konflik yang berseteru. Namun, ada sebuah tulisan dalam buku tersebut yang sempat diberitakan bahwa tulisan yang berbentuk surat pembaca tersebut tidak pernah dimuat pada media massa yang menggambarkan korelasi yang cukup kuat dari seorang ilmuwan senior di Unsyiah.

Begitulah uraian singkat, yang mungkin tidak bisa saya tuliskan panjang lebar. Dalam hal ini, judul postingan yang saya ambil sebenarnya hanya ingin mengutarakan bahwa makna “Merdeka” yang tersirat tersebut sebagai gambaran apa yang bisa rakyat Aceh rasakan sekarang, kebebasan dalam hidup damai serta bisa mengatur diri sendiri dalam sebuah Pemerintahan yang otonom serta menjadikan rakyat menjadi salah satu tonggak untuk membangkitkan diri sendiri.

Sangat jauh berbeda seperti yang apa masyarakat Papua rasakan saat ini, disaat-saat akan terjadi pesta demokrasi pemilihan kepala negara tanggal 8 Juli 2009, disebagian masyarakat Papua malah belum bisa “merdeka” dari dilema hidup tersebut. Sudah sepantasnya rakyat Aceh bisa hidup dengan mensyukuri dari apa yang didapat sekarang ini. Sehingga bisa terbentuknya sebuah perdamaian abadi untuk kemakmuran dan kemaslahatan umat yang lebih baik.[]

About these ads

21 Responses

  1. [...] Filed under: Aceh Hari Ini, History, Politisasi | Tagged: Aceh, Aceh Orloog, Banda Aceh, GAM, Konflik, Merdeka, OPM, Papua, Pemerintah Pusat, Perang Aceh, Persimpangan Jalan, Sejarah, Syarifuddin Tippe, Ulama | 20 Comments ยป [...]

Komentar berisi spam dan SARA, tidak akan ditayangkan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,486 other followers

%d bloggers like this: