Sebuah fenomena baru yang terus akan berlanjut itulah dia moralitas (sisi negatif) tak kunjung reda dan lekang hilang dari tanah pertiwi tercinta. Sebenarnya tulisan ini pernah di muat di blog ini, menanggapi dari berita yang baru-baru ini mencuat kasus khususnya di Aceh yang telah menerapkan SI.
Terlebih dari itu sebenarnya Indonesia negara yang bisa berdaulat dengan penuh sebuah demokrasi kenapa bisa membuat keterpurukan norma-norma moral hilang seakan ditelan masa. Berbagai gejolak bisa kita lihat dengan bermunculannya kerja dan musyawarah dari para anggota-anggota dewan terbentuklah UU Anti Pornografi dan Pornoaksi seperti yang telah dilansir oleh kompas setahun yang lalu.
Menilai kembali arti sejarah luhur Indonesia memang cukup bisa dibanggakan, dikenal dengan negara yang berbudaya tinggi dan penuh keramahan. Itu bisa jadi untuk bahan orang-orang yang ingin mengembangkan pusat wisata, toh negeri ini kaya dengan keanekaragaman sumber daya alam.
Sebaliknya menilai dari sisi kehidupan bumi ini patut bersungkur lutut, kenapa tidak sekalian dengan sujud penuh rasa malu.
Kenyataan dengan segala bentuk dan cara telah diperlihatkan mulai dari musibah atau pun bencana telah mengakar di negara merah putih ini, banjir, longsor, kebakaran, karam dan lain sebagainya memang telah menjadi darah daging untuk ditanggung oleh semua rakyat bangsa ini.
Perang politik boleh jadi, perang hati nurani bikin negeri tidak tahu diri
.
Filed under: Politisasi | Tagged: Norma, Pornoaksi, Pornografi, RUU Pornografi











[...] moral dipertaruhkan untuk hal-hal yang hanya sesaat saja, masyarakat dibuat durjana oleh elit terkemuka. [...]
[...] punya banyak duit, dan wahai para orang-orang ide kreatif! Tolonglah bangsa ini dari kemorosotan Moral dan jangan ubar ide hanya buat memenuhi nafsu [...]
[...] dunia dan bangsa sekarang ini, seakan moral yang ada dibangsa kita makin hari makin bisa berujung tanpa ada aturan dan telah tiada, berapa [...]